Soal Inflasi Sultra, Mendagri Sebut Pj Gubernur Baru Menjabat

11

Kendari, Jaringansultra.com- Menyikapi inflasi di Sulawesi Tenggara (Sutra), Mendagri Tito Karnavian menyatakan bahwa Pj Gubernur Sultra baru saja masuk di Sultra September lalu. Hal itu diungkapkan Tito saat Rapat Koordinasi bersama Para bupati Walikota se Sultra, KPUD, dan Bawaslu Provinsi dan kepala OPD lingkup privasi Sultra di Claro, Jum’at 28 Oktober 2023.

Mendagri memimpin Rapat koordinasi didampingi PJ Gubernur Sultra Andap Budi Revianto dan anggota DPR RI Hugua.

Mendagri menjelaskan solusi mengatasi inflasi rajin turun ke lapangan mengecek kondisi lapangan dan pasar serta gandeng BPS.

“Upayakan dalam seminggu ada rapat bersama Pj Gubernur bersama Bupati, walikota, Sekda dan tim Pengendalian inflasi daerah (TPID) serta cek langsung kondisi lapangan,” tegas Tito.

Setelah identifikasi di lapangan, sambung eks Kapolri ini, gubernur perintahkan untuk membeli belanja ke daerah-daerah yang surplus, lalu jual ke masyarakat dengan harga subsidi pemerintah. Kemudian, distribusikan ke daerah dan masyarakat.

“Inflasi Provinsi itu akumulasi dari daerah yakni kabupaten dan kota, daerah yang tidak bisa menangani inflasi maka ada dua unsur, dia tidak tau cara menangani atau tidak mau tau serta hanya mau korupsi alias tidak mau kerja menangani Inflasi,” ucapnya.

Sementara itu PJ Gubernur Sultra, Andap Budi Revianto mengungkapkan inflasi Sultra masih terkendali dimana pada bulan September 2023 telah turun secara signifikan mencapai 3,46 persen.

Pemerintah Provinsi Sultra bersama stakeholder terkait kini terus mendorong pengendalian inflasi di seluruh wilayah Bumi Anoa.

“Beragam langkah pun terus kita dilakukan, salah satunya melalui pasar murah,” ujarnya.

Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan