Kendari, Jaringansultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari meminta semua pihak khususnya masyarakat Kota Kendari memberikan informasi infrastruktur yang perlu diperbaiki terutama pada jalan rusak.
Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, LM. Rajab Jinik mengatakan, terkait penanganan infrastruktur terutama jalan di Kota Kendari yang kewenangan pemerintah kota merupakan tanggung jawab bersama semua pihak terutama masyarakat yang ada di Ibukota Sulawesi Tenggara
“Ini tanggung jawab kita bersama terkait infrastruktur di Kota Kendari. Jadi kalau ada informasi yang masuk dari masyarakat sangat dibutuhkan. Kita berterima kasih kepada masyarakat karena Kota Kendari ini dibangun berdasarkan kolaborasi. Bukan hanya tugas DPRD maupun pemerintah kota tapi masyarakat juga harus terlibat,” kata LM Rajab Jinik, Kamis 25 Mei 2023.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, DPRD bersama pemerintah kota tetap berkomitmen dalam memperbaiki infrastruktur di Kota Kendari terutama persoalan jalan rusak yang kerap menajdi keluhan masyarakat.
“Kedepan kita komitmen betul persoalan perbaikan infrastruktur di Kota Kendari. Kita pasti kuat-kuatan di dalam menganggarkan kalau pemerintah kota luput dari penganggaran, maka ini menjadi perhatian kita di DPRD sebagai perwakilan rakyat,” tegasnya.

Rajab Jinik kembali mencalonkan diri maju Pilcaleg 2024 ini menjelaskan, ada dua muara yang bisa dibutuhkan saat ini, kalau posisi wilayah masyarakat untuk perbaikan jalan di luar pantauan dari pemerintah kota khususnya PUPR yang menangani perbaikan jalan.
Lanjutnya, terkait aspirasi infrastruktur masyarakat itu bisa diinformasi atau disampaikan langsung ke DPRD. Supaya apa yang menjadi keluhan tersebut bisa dimasukan dalam skala prioritas yang masuk dalam penganggaran di DPRD,
karena kalau tidak masuk itu akan menjadi masalah.
“Yang jelasnya bahwa kalau ada lagi informasi dari masyarakat yang luput dari pantauan pemerintah kota diinformasikan, apakah aspirasinya masuk ke DPRD atau masuk langsung ke pemerintah kota. Yang jelasnya kita komitmen ada dana pemeliharaan kita,” jelasnya.
Ia menambakan, terkait ada beberapa jalan yang keluhkan warga dan sempat viral itu seperti jalan di Kelurahan Anawai dan depan Asrama Haji dalam waktu dekat ini pemerintah kota melalui Dinas PUPR akan merealisasikan perbaikan jalan tersebut dalam waktu dekat.
“Info dari Dinas PUPR perbaikan jalan itu sebenarnya sudah ada di DPA, tapi tinggal menunggu kapan proses pelaksanaan kegiatan. Jadi dalam proses pelaksanaan dalam satu tahun itu pasti dilakukan. Mungkin bulan 6 atau bulan 7, yang pasti pemerintah kota pasti mengeksekusi perbaikan jalan-jalan rusak yang viral kemarin,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Sahabuddin mengatakan, terkait viralnya jalan rusak di Kelurahan Anawai dan depan Asrama Haji harus disikapi dengan serius, karena jalan tersebut sudah lama rusak dan tidak ada perbaikan.
“Kita harap ini menjadi pembelajaran buat kita semua baik itu pemerintah kota maupun DPRD jalan menyikapi persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” kata Sahabuddin.
Lanjut Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Kendari meminta Dinas PUPR terkait jalan rusak ini tidak hanya difokuskan hanya perbaikan jalan di Kelurahan Anawai dan depan Asrama Haji, tapi perlu adanya identifikasi semua jalan rusak yang ada di Kota Kendari.
“Saya minta perlu adanya identifikasi jalan rusak di Kota Kendari, dan kemudian mejadi perhatian kita semua baik pemerintah kota, DPRD dalam menyelesaikan keluhan masyarakat,” tutupnya. (Adv).
Reporter : Haerun
Editor : Ridho



















