Kendari, Jaringansultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mendukung langkah pemerintah kota (Pemkot) Kendari dalam melakukan bersih-bersih sampah di Teluk Kendari.
Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Ali Akbar mengatakan, langkah pemerintah kota dalam mengajak semua pihak melakukan aksi bersih-bersih sampah di Teluk Kendari. Aksi bersih-bersih tersebut merupakan wujud menjaga lingkungan dan kebersihan Teluk Kendari.
“Saya menilIai rencana bersih-bersih sampah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kota
untuk menjaga keindahan, kebersihan dan keberlangsungan ekosistem yang ada di Teluk Kendari agar tidak tercemar limbah sampah,” kata La Ode Ali Akbar.
Politisi Partai Gerindra ini mengimbau
agar masyarakat berpartisipasi dalam menjaga lingkungan termaksud Teluk Kendari yang menjadi kenanggan Kota Kendari. Kemudian masyarakat tidak membuang sampah sembarangan di Teluk Kendari.

“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan kita dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, termaksud di Teluk Kendari. Tapi buanglah sampah di tempat yang telah disediakan,” jelasnya.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Forkopimda melaksanakan rapat koordinasi tentang pelaksanaan bersih-bersih sampah di Teluk Kendari di Kantor Balai Kota, Senin 29 Mei 2023.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu sekaligus memberikan sejumlah bantuan dalam bentuk armada pengangkut sampah, serta personil yang bakal di tempatkan di masing-masing titik pembersihan teluk.
Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu menyebut, permasalahan sampah yang ada di Teluk Kendari ini, telah menyebabkan kapal rusak karena sampah tersedot ke mesin kapal.

“Oleh karena itu kita mengundang semua pihak untuk bersama-sama merumuskan langkah taktis yang bisa dilakukan dalam membersihkan sampah di Teluk Kendari,” ucapnya saat rapat koordinasi.
Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri ini mengatakan, lokasi pembersihan Teluk Kendari terbagi 13 zona dengan titik awal adalah jembatan Teluk Kendari. Setiap zona bakal disediakan 6 unit perahu dengan total sekira 78 perahu.
“Diperkirakan jumlah personil yang bakal mengikuti kegiatan ini berjumlah 5.837 orang meliputi TNI, Polri, ASN, serta masyarakat dan lembaga pemerhati lingkungan,” jelasnya.
Ia menambahkan, terkait lokasi dan waktu pelaksanaan pemerintah kota bakal mengkoordinasikan terlebih dulu dengan Pemprov Provinsi dalam hali Gubernur Sultra.(Adv).
Reporter : Haerun
Editor : Ridho




























