Hardhy Muslim Ajak Masyarakat Butur Dorong Pelestarian Cagar Budaya Berkelanjutan

21
Sekda Butur, Hardhy Muslim saat mengikuti Sidang Tim Ahli Cagar Budaya di Hotel Saraea Kulisusu, Sabtu 23 September 2023.

Buranga, Jaringansultra.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton Utara (Butur), Muhammad Hardhy Muslim membuka dengan resmi Sidang Tim Ahli Cagar Budaya Buton Utara di Hotel Saraea Kulisusu. Sabtu, 23 September 2023.

Sidang Tim Ahli Cagar Budaya dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah dalam hal ini unsur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan melibatkan sejumlah tokoh masyarakat setempat, untuk membahas dan menyusun tentang rekomendasi penetapan Benteng Lipu Yi Koro, Pangilia, dan Benteng Bangkudu.

Dalam sambutannya, Sekda Butur Muhammad Hardhy Muslim menguraikan, tentang pentingnya isu Kebudayaan dalam pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, kebudayaan menyediakan sumberdaya yang dapat memperkuat inklusi dan kohesi sosial, melindungi lingkungan hidup, serta dapat memperkuat pembangunan yang berpusat pada manusia dan berakar pada pada nilai-nilai luhur dan kearifan lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Mengutip keputusan dalam Konferensi UNESCO, ada tiga pilar pembangunan berkelanjutan, yaitu: kemakmuran ekonomi, keadilan sosial dan kelestarian lingkungan, namun perlu diperkuat dengan pilar ke empat, yakni kebudayaan.

“Kebudayaan mengandung kearifan terwariskan yang menjadi basis bagi solusi kehidupan berkelanjutan,” terang Hardhy Muslim.

Lebih lanjut, ia mengatakan kebudayaan adalah sumber daya yang tidak pernah habis, senantiasa terbarukan melalui inovasi dan diwariskan secara turun temurun. Berbeda dengan sumber daya alam yang akan habis jika terus dikelola.

Selanjutnya, kebudayaan semakin dikelola akan semakin tumbuh dan berkembang untuk menjawab tantangan yang terus berubah.

Terkait pemajuan kebudayaan, Pemkab Butur yang merupakan salah satu Kota Pusaka di Indonesia terus mendorong perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, serta pembinaan objek pemajuan kebudayaan.

Diketahui dalam dokumen pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah telah tercatat 289 objek pemajuan kebudayaan Dangan berbagi kategori.

“Ini adalah kekayaan budaya yang perlu kita syukuri dan kita jaga bersama. Semoga kedepan upaya pemajuan kebudayaan daerah dapat berkontribusi dalam kebudayaan nasional,” tandasnya.

Reporter : Asep

Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan