Polisi Ungkap Kematian Warga Konsel Gantung Diri Dalam Rumah di Kendari

4
Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi Prakasa, (foto: istimewa).

Kendari, Jaringansultra.com – Kepolisian Resort kota (Polresta) Kendari berhasil mengungkap kematian warga asal Kolono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang berinisial R (28) tewas gantung diri di BTN Zam-Zam Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi Prakasa menjelaskan, Tim Polresta Kendari sudah melakukan olah TKP, dan menemukan korban inisial R tergantung menggunakan ikat pinggang dan memeriksa tubuh korban tidak menemukan tanda-tanda kekerasaan.

Untuk mengetahui penyebab kematian korban pihaknya melakukan visum mayat di Rumah Sakit Bhayangkara Kendari dan hal tersebut disetujui keluarga korban.

“Rumah Sakit Bhayangkara Kendari telah mengeluarkan hasil visum mayat dengan penyebab kematian korban diduga kekerasaan tumpul pada leher akibat gantung,” ungkap Fitrayadi
saat ditemui diruangan, Senin 26 Desember 2022.

Mantan Kasat Reskrim Polres Konsel ini mengungkapkan, sesuai pentunjuk yang didapat bahwa di TKP juga pihaknya tidak menemukan benda-benda atau bekas kejahatan.

“Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami ingin diautopsi mayat tapi dari pihak keluarga korban atas nama Suriani (adik kandung korban) mewakili keluarga menolak untuk diautopsi,” ujarnya.

Ia menambahkan, sehingga pihak rumah sakit menyerahkan jasad korban kepada pihak keluarga untuk membawah kerumah duka di Konawe Selatan.

Sebelumnya, Pria berinsial R (28) warga dari Andoolo Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan gantung diri di dalam kamar rumah yang berada di BTN Zam-zam Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga Kota Kendari dengan posisi tergantung pake tali dan lidahnya menjular keluar, Jumat (23/12/2022) sekitar pukul 15.00 Wita.(C)

Reporter : Asep
Editor : Tino

Facebook Comments Box
Iklan