UHO Kendari Jadi Tuan Rumah Seminar dan Kongres FPTVI Ke-8

3

KENDARI, Jaringansultra.com – Universitas Halu Oleh (UHO) Kendari akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Seminar dan Kongres Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) yang ke-8 yang bertempat disalah satu Hotel dikota Kendari, Selasa, (20/12/2022).

Seminar tersebut di buka oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemindikbudristek Dr. Ir Kiki Yuliati M. Sc dengan mengangkat tema menemukan kolaborasi Universitas dan Industri.

Kiki Yuliati menyampaikan terima kasih kepada Universitas Haluoleo Kendari yang bersedia menjadi tuan rumah pada event penting bagi pendidikan Vokasi.

Sebab, kegiatan Seminar dan Kongres FPTVI ke-8 ini akan memberikan dedikasi yang positif dalam melihat perkembangan di bidang vokasi.

Kata dia, dengan kegiatan tersebut bisa berkontribusi untuk pembangunan bangsa melalui SDM yang mampu menjawab semua tantangan ke depan.

“Ini adalah langkah kongkrit bahwa UHO selalu handal untuk memajukan program vokasi di indonesia,” ujar Kiki.

Lebih lanjut, bahwa saat ini pendidikan vokasi sudah di rancang untuk merespon perkembangan zaman.

“Jadi pendidikan vokasi sekarang sudah padat teknologi sudah sangat berorientasi industri sehingga kita siap menyediakan SDM-SDM yang unggul di masa depan baik di Indonesia ataupun seluruh dunia,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Rektor IV bidang Perencanaan dan Kerjasama yang mewakili Rektor UHO, Armid mengatakan bahwa ketersediaan SDM yang terampil dan memiliki kemampuan untuk memimpin inovasi merupakan faktor terpenting untuk daya saing suatu bangsa.

Menurutnya, terjadi kesenjangan dan kekurangan keterampilan yang menghambat kinerja inovasi industri di seluruh dunia. Dimana, pola kerja berubah ke arah pengerjaan yang lebih padat pengetahuan dan keterampilan terutama kemampuan teknologi dan digital.

“Vokasi tentunya lebih paham seluk beluk teaching factory dengan berbagai program diksi, dimana pendekatan teaching factory bertujuan pada penggunaan metode pembelajaran baru yang lebih luas terkait permasalahan dan perkembangan teknologi di dunia pendidikan,” ungkapnya.

Dengan melalui Seminar yang dihadiri oleh para pengambil dan pelaku kebijakan tersebut, diharapkan dapat membawa nuansa baru untuk kemajuan pendidikan vokasi di Indonesia.

“Semoga menghasilkan ide-ide inovasi baru, terutama untuk bagaimana upaya kita menemukan Finding The Right Fit University-Industry Collaboration, sehingga kita harus menemukan jalan bagus untuk bagaimana berkolaborasi antara industri dan vokasi di sisi lain,” pungkasnya.

Reporter : Asep

Facebook Comments Box
Iklan