Kendari, Jaringansultra.com – Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto melantik tiga penjabat kepala daerah di ruang Pola Lantai III Kantor Gubernur Sultra. Ketiganya ialah Pj Bupati Buton, Pj Bupati Buton Selatan dan Pj Bupati Buton Tengah.
Dalam pelantikan itu, La Haruna dilantik sebagai Pj Bupati Buton. Kemudian Parinringi dilantik sebagai Pj Bupati Buton Selatan dan H. Konstantinus Bukide dilantik sebagai Pj Bupati Buton Tengah.
Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Mentri Dalam Negeri Nomor 100.2.1.3-1106, 100.2.1.3-1107 dan 100.2.1.3-1108 tahun 2024 tentang pemberhentian dan pengangkatan Pj Bupati Buton, Pj Bupati Buton Selatan dan Pj Bupati Buton Tengah.
Dalam sambutannya, Pj Gubernur Sultra mengucapkan terima kasih kepada penjabat bupati yang lama dan selamat bertugas bupati yang barusan dilantik.
“Terima kasih atas dedikasi pengabdian dan segenap prestasi selama menjabat sebagai Pj Bupati. Kontribusi saudara sekalian dalam memajukan daerah patut diapresiasi,” ujar Andap Budhi Revianto, Selasa 28 Mei 2024.
Ia menegaskan, dalam pedomani SK Mendagri dan juga Permendagri nomor 4/2023 tentang adanya kewajiban dan ‘Larangan’ selaku penjabat ada 5 (lima) hal yakni mutasi jabatan, membatalkan perizinan yang dikeluarkan penjabat sebelumnya atau keluarkan perizinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan penjabat sebelumnya dan membuat kebijakan pemekaran daerah serta membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelenggaraan pemerintahan dan program pembangunan pejabat sebelumnya.
“Larangan dapat dilakukan dengan catatan yakni apabila saudara telah mendapat persetujuan dari Kemendagri di mana di dalam mekanisme pelaksanaannya diajukan terlebih dahulu ke Pj. Gubernur Sultra,” tegasnya.
Kemudian, ibu bupati selaku Tim Penggerak (TP) PKK untuk membina jajarannya sehingga dapat mendukung kesuksesan tugas-tugas suaminya.
“Sebagai organisasi ekstra struktural jangan malah merepotkan, bantu apa yang bisa dibantu seperti penurunan prevalensi stunting melalui sosialisasi remaja pranikah, pemeriksaan bumil dan ada beberapa tempat adanya gizi buruk serta dalam rangka pertumbuhan inflasi mengajak ibu-ibu PKK yang lainnya untuk menanam tanaman produktif dan hortikultural di kantor. Apabila ada kedaruratan, bencana buat posko dapur umum” ungkapnya.
Terakhir, Pj Gubernur menyampaikan surat dari Kepala BMKG tentang kesiapsiagaan kekeringan 2024 yaitu transisi curah hujan cukup besar pada bulan juli di beberapa tempat dan ini seluruh Sultra, menurut stasiun klimatologi dan Geofisika Sultra ada beberapa historis Hujan di Konut, Kolut intensitasnya tinggi.
“Saya tegaskan kepada saudara-saudara bantu masyarakat, koordinasikan kepada TNI/Polri dan siapkan masyarakat hingga kita lebih awal dapat memitigasi resiko yang akan menimpa masyarakat,” tutupnya.
Reporter : Asep
Editor : Ridho




























