HUT ke-61 Sultra, Gubernur ASR: Hamoni Sultra untuk Indonesia

38
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka memimpin upacara peringatan HUT ke-61 Sulawesi Tenggara di Kabupaten Kolaka.

Kolaka, Jaringansultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara di Alun-Alun 29 November Kolaka, Minggu 27 April 2025. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29 tahun 2025.

Upacara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen penting, di antaranya keluarga tokoh pejuang pembentukan Provinsi Sultra, anggota DPR RI dan DPD RI Dapil Sultra, Ketua dan anggota DPRD Provinsi Sultra, Forkopimda, Sekretaris Daerah Provinsi, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, para Bupati dan Wali Kota se-Sultra, para Raja dan Sultan, Ketua Lembaga Adat, pimpinan instansi vertikal, TNI/Polri, akademisi, dunia usaha, ormas, media, hingga tokoh agama dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka menyampaikan rasa syukur atas eksistensi Provinsi Sulawesi Tenggara yang kini telah memasuki usia ke-61 tahun.

Ia juga menekankan bahwa perjalanan panjang Sultra adalah hasil dari perjuangan dan karya para pendahulu, tokoh inisiator pembentukan provinsi, serta para Gubernur dan Penjabat Gubernur sebelumnya.

“Sudah sepantasnya kita memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejuang pendiri Sultra dan para mantan pimpinan daerah. Semoga segala jasa mereka tercatat sebagai amal ibadah dan diridhoi oleh Allah SWT,” ucapnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa Sulawesi Tenggara dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan keberagaman budaya, bahasa, suku, dan adat istiadat. Menurutnya, keberagaman itu adalah kekuatan besar bila dikelola dengan harmonis.

“Perbedaan bukan untuk dipertentangkan, tetapi merupakan keindahan yang harus kita harmonikan. Inilah mengapa saya memilih tema ‘Harmoni Sultra’ sebagai spirit pembangunan,” tegas Gubernur.

ASR mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini bukan hanya sebagai seremonial semata, tetapi juga meningkatkan kesadaran kolektif tentang pentingnya membangun Sultra secara bersama-sama sebagai daerah otonomi.

“Mari kita konsisten menjaga persatuan, meningkatkan integritas, bersinergi, berkolaborasi secara efektif, efisien, produktif, dan bijak dalam mengelola potensi daerah. Filosofi masyarakat Tolaki Mekongga mengajarkan kita untuk merencanakan dengan matang dan memastikan setiap rencana tuntas dilaksanakan,” kata Gubernur.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari pemerintah pusat, DPR RI, DPD RI, DPRD, TNI/Polri, pemerintah kabupaten/kota, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat umum atas peran serta dan kontribusinya dalam pembangunan Sultra.

“Dengan komitmen, keikhlasan, kesungguhan, dan kerjasama semua pihak, saya yakin keberlanjutan pembangunan Sultra ke depan akan terlaksana dengan baik menuju Sultra yang maju, aman, sejahtera, dan religius, serta menyongsong Indonesia Emas 2045,” tuturnya.

Ia menambahkan, bahwa pembangunan Sultra membutuhkan komitmen bersama, kerja keras, dan semangat optimisme yang tinggi.

“Dirgahayu ke-61 Provinsi Sulawesi Tenggara. Harmoni Sultra untuk Indonesia,” pungkasnya.

Reporter : Asep

Editor : Ridho

 

Facebook Comments Box
Iklan