Nikmati Pesona Surga Savana Bukit Punggung Kuda di Bombana

93
Salah satu pengujung saat menaiki kano untuk menikmati keindahan bukit Punggung Kuda. Foto : IG Ilhambagiro.

Bombana, Jaringansultra.com – Sulawesi Tenggara (Sultra), selalu memberikan kenikmatan keindahan alam yang sangat luar biasa. Keindahan alam yang tidak ada tara itu bisa ditemukan di Punggung Kuda Taman Nasional Rawa Aopa.

Memiliki ciri khas dengan hijaunya bukit Teletubies sejauh mata memandang membuat tempat menjadi sasaran para pelancong, mulai dari wisatawan lokal maupun wisatawan dari daerah lain.

Bukit Punggung Kuda ini terletak di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Akses menuju kawasan bukit Teletubies dengan hamparan luasnya savana yang indah ini tidak begitu sulit. Hanya perlu menempuh sekitar 3 jam perjalanan dari Kota Kendari, menuju Taman Nasional Rawa Aopa.

Selain bisa dijangkau dengan kendaraan roda dua dan roda empat bukit yang sering dijuluki surganya savana di Sulawesi Tenggara ini, sudah terdaftar di google maps sehingga para wisatawan tidak perlu khawatir, jika tersesat saat menuju tempat wisata tersebut.

Keberadaannya di pinggir jalan membuat gunung Teletubies yang indah ini sudah bisa dilihat dari kejauhan. Hijaunya alang-alang ditambah beberapa pepohonan membuat siapa saja akan berlama-lama di Punggung Kuda Taman Nasional Rawa Aopa tersebut.

Jika ingin menikmati keindahan dari atas bukit maka para pengunjung harus berjalan atau tracking sekitar 20 menit.

Suasana bukit Punggung Kuda dengan hijaunya savana sejauh mata memandang. Foto : FB Taman Nasional Rawa Aopa.

Bagi masyarkat Kabupaten Bombana, tempat wisata ini, memiliki lekukan bukit yang menyerupai punggung kuda, sehingga tempat yang eksotis itu, disebut dengan punggung kuda oleh masyarakat setempat.

Selain mempunyai padang savana yang luas sejauh mata memandang, Punggung Kuda Taman Nasional Rawa Aopa ini mempunyai danau alami yang sangat besar.

Namun jika pengunjung ingin menikmati bukit tersebut dengan panorama danau, maka perlu memutar bukit dengan waktu tempuh sekitar 15 menit hingga tiba di pinggir danau.

Tempat ini semakin menarik karena keberadaan danau di tepi punggung bukit tersebut mampu memberikan suasana yang berbeda dari tempat wisata lain.

Setiap wisatawan dapat menikmati jernihnya air danau hingga hijaunya suasana savana dengan mendirikan tenda ditepi danau atau ditepi punggung bukit.

Namun jika pengunjung ingin menikmati danau tersebut dengan panorama bukit, maka pengunjung diharuskan memutari dan berjalan di atas bukit sekitar 15 menit hingga tiba di pinggir danau.

Para wisatawan juga bisa membawa dan menaiki kano sambil mengelilingi danau dan menyaksikan indahnya bukit dengan hamparan savana yang luas dari atas danau.

Salah satu pengunjung Tino Ruli Setiawan mengatakan, keindahan bukit Punggung Kuda merupakan keindahan alam yang luar biasa.

Kendati ia merupakan wisatawan lokal, tapi tak henti-hentinya memberikan pujian yang lebih untuk tempat wisata tersebut.

Tino menyebut, tempat dengan savana dam danau yang indah ini harus terus dijaga dan dilestarikan agar siapapun yang datang di Punggung Kuda Taman Nasional Rawa Aopa ini akan merasakan nikmatnya surga savana di Sulawesi Tenggara, bahkan Indonesia.

“Saya sebenarnya penduduk sekitar sini. Rumah saya di Poleang Barat, tidak terlalu jauh dari tempat wisata ini. Saya juga harus mengakui tempat ini sangat indah, dan wajib dikunjungi,” ungkapnya.

Menurut Tino, jika ingin menikmati indahnya Bukit Punggung Kuda Rawa Aopa yakni dengan Camping bersama teman-teman dipinggir danau dengan mendirikan tenda.

Sejumlah pengujung mendirikan tenda di tepi danau bukit Punggung Kuda. Foto : Ist.

Pada sore hari menjelang malam, suasana sunset atau matahari terbenam terasa indah dengan langit jingga akan membuat mata setiap pengunjung akan betah berlama-lama melihatnya.

Suasana angin ditepi danau juga akan terasa semakin sejuk seiring dengan terbenamnya mata hari.

“Pada saat malam hari, kami menyalakan lilin atau api unggun dengan bernyanyi bersama terasa begitu sempurna,” ujarnya.

Pengunjung yang juga mahasiswa universitas negeri di Kota Kendari itu, menerangkan pada saat pagi hari juga tak kalah indahnya.

Saat matahari terbit di Ufuk Timur suasana danau, bukit dengan pandang savana yang begitu luas akan terasa lebih indah. Ditambah setiap alang-alang yang ada di Savana itu, akan diterpa embun pagi yang membuat Punggung Kuda seperti surga ditengah-tengah savana.

“Suasana angin pagi yang sejuk juga akan memberikan kesan tersendiri bagi setiap para pengunjung seperti kami di sini,” terang Tino.

Untuk menikmati tempat wisata yang indah ini, pengunjung tidak perlu mengeluarkan biaya alias gratis. Dengan syarat tetap menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarang.

Tunggu apalagi agendakan sekarang untuk berkunjung di Punggung Kuda, Taman Nasional Rawa Aopa bersama teman-temanmu atau keluarga agar menikmati suasana bukit Teletubies dengan hamparan savana yang luar dan danau yang indah. (ADV)

Reporter : Aris
Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan