Universitas Karya Persada Muna Resmi Jadi Anggota AIPNI

15
foto bersama Rektor UKMP, Prof. Usman Rianse saat melakukan visitasi dengan AIPNI.

Raha, Jaringansultra.com – Setelah keluarnya izin pengabungan Politeknik Karya Persada Muna dan Sekolah Tinggi Kesehatan Karya Persada Muna menjadi Universitas Karya Persada Muna (UKPM) ditandai dengan penyerahan izin Operasional dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Pendidikan Tinggi oleh Ketua LLDikti Wilayah IX dan Pelantikan Rektor pada, 4 Januari 2023 lalu.

Institusi bergerak cepat untuk menjamin dan memenuhi standar nasional dalam proses perkuliahan. Informasi terbaru adalah diterimanya UKPM sebagai anggota Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI) sebagaimana surat Pengurus Pusat AIPNI yang ditanda tangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Pengurus Pusat AIPNI pada 18 Januari 2023.

Dalam surat disebutkan bahwa UKPM diterima sebagai anggota AIPNI dengan Nomor Keanggotaan 350/AIPNI/2023.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kerjasama dan Kemahasiswaan, Syam Rahadi mengungkapkan, diterimanya UKPM sebagai anggota AIPNI bukan perkara mudah, karena melaui proses yang tidak ringan. Visitasi pada Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Studi Ners UKPM dilaksanakan pada 13-14 Januari 2023.

Lanjutnya, yang menjadi tim asesor pada kegiatan tersebut Dr. Mundakir selaku Sekretaris Umum AIPNI Pusat dan juga sebagai Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Surabaya. Dr. Ariyanti Saleh selaku Ketua AIPNI Regional 12 dan sekaligus mejabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Hasanuddin.

Pada saat visistasi Ketua Program Studi Ilmu Keperawatan Nur Hamsar Sarmin. Ketua Program Studi Ners Fitri Diana Astuti melakukan pemaparan dihadapan tim asesor AIPNI tentang 9 Standar Akreditasi LAM-PTKes (Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan).

“Setelah pemaparan, dilanjutkan dengan penilaian lapangan semua fasiltas perkuliahan yang dimiliki, dari ruang pengelolah, ruang perkuliahan, dan laboratorium. Semua proses visitasi ini, tim asesor didamping oleh seluruh unsur pimpinan UKPM mulai Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, dan dosen Program Studi Ilmu Keperawatan dan Program Studi Ner,” kata Syam Rahadi, Kamis 19 Januari 2023.

Syam Rahadi juga berharap agar masyarakat tidak perlu ragu untuk menitipkan putra putrinya untuk melanjutkan perkuliahan di UKPM. Karena UKPM akan menjalankan proses perkuliahan sesuai standard yang telah ditetapkan.

“Saat ini kami berupaya untuk menambah saran dan prasarana sebagai tempat pelaksanaan ujian kompetensi dan menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Muna yang menyelenggarakan pendidikan profesi keperawatan,” harapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Wa Ode mega Sari menjelaskan, diterimanya UKPM sebagai anggota AIPNI. Dimana salah satu tujuan AIPNI adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan tinggi keperawatan yang baku dan berstandar nasional atau internasional bagi seluruh anggotanya.

“Jadi UKPM selaku anggota AIPNI tunduk dan patuh dalam semua regulasi yang dikeluarkan oleh asosiasi, sehingga lulusan yang dihasilkan benar-benar memenuhi standar komptensi yang diakui secara nasional,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan bergabungnya di AIPNI, UKPM tidak ketinggalan informasi terkait update kurikulum terbaru, apalagi sekarang untuk dapat mengikuti yudisium dan wisuda setelah dinyatakan lulus ujian komptensi. Selain itu, akan mendapatkan bimbingan terkait pelaksanaan Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

“Saya selaku Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UKPM, sangat bersyukur dengan diterimanya Universitas Karya Persada Muna sebagai anggota asosiasi institusi pendidikan ners Indonesia,” tutupnya.(C)

Reporter : Ebit Vernanda
Editor : haerun

 

Facebook Comments Box
Iklan