Peringati HAB ke-77, Kemenag Muna Gelar Jalan Sehat Kerukunan

4
Peserta jalan sehat peringati hari Bhakti nasional ke 77

Raha, Jaringansultra.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar jalan sehat kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) ke-77 tahun 2023.

Jalan sehat ini diikuti beberapa unsur masyarakat mulai dari tokoh lintas agama, pemuda lintas agama, pegawai dan staf Kemenag Muna, forum kerukunan umat beragama, para kepala KUA, ormas islam, dharma wanita persatuan Kemenag Muna, guru dan siswa Madrasah dan sekolah katolik Muna, Sabtu 14 Januari 2023.

Dalam kesempatan itu Kepala Kantor Kemenag Muna, Kammarudin menyampaikam presentase kerukunan umat beragama di Kabupaten Muna terus mengalami kenaikan di Bumi Anoa.

Ia mengungkapkan, data yang diperoleh di Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Sultra mencatat tahun 2022 Muna masih berada diposisi pertama. Artinya, kondisi sosial masyarakat Muna dalam toleransi beragama lebih unggul dibanding daerah-daerah lain di Sultra.

Indeks kerukunan umat beragama dari 17 kabupaten kota di Sultra, Muna menduduki peringkat pertama dengan nilai 79.00 persen, disusul Konawe nilai 76,16 persen, Kolaka Timur nilai 75,34 dan Konawe Selatan dengan nilai 75,30 persen.

“Semoga kegiatan jalan sehat hari ini dapat meningkatkan kerukunan kita sehingga persentase kerukunan umat beragama di Muna dapat terus meningkat lebih baik dari yang kita raih saat ini,” ujarnya.

Kammarudin menuturkan, prestasi yang diraih hari ini tak terlepas dari kerja sama masyarakat Muna. Ia berharap, masyarakat dapat terus menghindari segala bentuk kebencian dan tindakan yang dapat memecah bela persatuan bangsa.

“Kita berharap, gerakan modernisasi beragama dapat terus diperkokoh demi mewujudkan kehidupan yang damai, harmonis dan rukun dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Muna Bachrun Labuta mengatakan, modernisasi antara umat beragama di Muna memang patut diacungkan jempol. Dan berharap Kemenag dapat mengadakan pertemuan umat beragama tiap tiga bulan sekali.

“Sekarang ini sudah bagus, tapi baiknya diadakan pertemuan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB)
per tiga bulan sekali supaya dapat disampaikan sejauh mana perkembangan masyarakat kita, sehingga fungsi kontroling pemerintah dimaksimalkan,” terangnya.(C)

Reporter : Ebit Vernanda
Editor : Haerun

Facebook Comments Box
Iklan