Rektor UKPM Dukung Program Pemda Muna Bangun Pabrik Jagung

14
Rektor Universitas Karya Persada Muna (UKPM), Prof. Usman Rianse

Raha, Jaringansultra.com – Rektor Universitas Karya Persada Muna (UKPM), Prof. Usman Rianse siap mendukung program pemerintah daerah (Pemda) Muna dalam meningkatkan produksi pertanian di Bumi Sowite.

Dalam penyampaiannya Prof. Usman meyakini dengan apa yang telah dibangun oleh pemerintah daerah saat ini seperti halnya pembangunan pabrik jagung dapat memberikan harapan baru bagi petani yang ada di Muna.

“Memang kita tidak punya apa-apa yang ada di bawah tanah tapi Insyaallah kita bisa sukses dengan kebersamaan kita” ucap Prof.Usman Rianse.

Mantan Rektor Universitas Halu Oleo itu 2 periode ini siap membantu dan menyukseskan program kerja pemerintah daerah bukan untuk kepentingan dirinya tapi untuk masyarakat yang berada di tanah kering ini.

“Saya melakukan ini karena dulu itu ada ketidakadilan dalam bertani jagung, sehingga dengan adanya program pemerintah ini memberikan sedikit harapan untuk masyarakat Muna” ujarnya.

Ia mengajak para kepala desa untuk mulai bertani dan memberikan dukungan kepada Bupati Muna dan kalau bisa program ini bukan menjadi program Bupati saja, tapi menjadi program masyarakat, jadi siapapun bupatinya bisa tetap dilanjutkan.

“Saya punya gagasan dengan sistim yang akan digunakan dengan membagi kelompok setiap desa, nanti dibina langsung oleh universitas dibuat pola tanamnya, dari 124 desa di Muna kalau di bagi 1 hektar tiap desa, itu yang akan menjadi petani binaan yang dipimpin langsung kepala desa” terangnya.

Selanjutnya, dirinya akan kerja sama dengan petani-petani milenial, yang mana hal tersebut akan dilahirkan dari beberapa kampus yang ada di Muna utamanya dari Universitas Karya Persada Muna (UKPM) dan Sekolah Tinggi Pertanian Muna (STIP Muna).

“Saya mengakui dengan segala keterbatasan yang kami miliki di kampus tentu kita akan tetap memberikan dukungan, kedepan juga kalau bisa kita akan berkomunikasi membangun kerja sama dengan Universitas Halu oleo” tutupnya.(C)

Reporter : Ebit Vernanda 
Editor : Haerun

Facebook Comments Box
Iklan