
Kendari, Jaringansultra.com – Seorang anak perempuan bernama Fani yang masih berusia 13 bulan ditemukan meninggal dunia usai terseret arus banjir di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin 4 Maret 2024.
“Korban ditemukan pada pukul 08.25 WITa, sekitar 50 meter arah tenggara dari LKP. Setelah itu korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga,” uacap Kepala KPP Kendari, Muhamad Arafah lewat keterangan resminya.
Arafah menjelaskan, pada pukul 03.40 WITa, korban bersama ibunya terjatuh hingga masuk kedalam selokan dan terbawah arus hujan.
“Ibu korban terseret sejauh 25 meter dan dapat diselamatkan, namun korban terlepas dari ibunya hingga tidak bisa tertolong,” tuturnya.
Ia menambahkan, dengan ditemukan korban tersebut Ops SAR KMM terhadap 1 (satu) orang anak yang terjatuh diselokan akibat banjir di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan kadia, Kota Kendari dinyatakan selesai dan ditutup.
Sebelumnya, seorang anak perempuan berusia 13 bulan dilaporkan hilang usai terjatuh bersama ibunya di selokan dan terseret arus banjir di lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin 4 Maret 2024 dini hari.
Reporter : Asep
Editor : Ridho



























