Kendari, Jaringansultra.com – Plt Bupati Kolaka Timur (Koltim) Abdul Azis resmi dilantik sebagai bupati definitif Koltim oleh Pejabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Komjen Pol (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto di Ruang Pola Kantor Gubernur. Senin, 27 November 2023.
Diketahui, setelah 15 bulan atau sejak 24 Agustus 2022 lalu, Abdul Azis telah mengemban amanah sebagai Wakil Bupati sekaligus Plt Bupati Koltim.
Pelantikan Abdul Azis berdasarkan SK Mendagri nomor 100.2.1.3-6121 Tahun 2023, tentang pengesahan pengangkatan Bupati Koltim dan pengesahan pemberhentian Wakil Bupati Koltim, sisa masa jabatan tahun 2021-2026.
Abdul Azis mengatakan, pelantikan tersebut merupakan salah satu penanda untuk memaksimalkan pelayanan-pelayanan pemberhentian di Kabupaten Koltim.
“Dengan dilantiknya kami sebagai bupati definitif, In Sya Allah mudah-mudahan kita bisa melakukan akselerasi pembangunan yang lebih cepat, sesuai dengan arahan Pj Gubernur untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Abdul Azis saat ditemui selesai pelantikan.

Ia menerangkan, untuk di tahun 2024 pihaknya akan konsen agar bagaimana Pemilu 2024 bisa berjalan lancar, damai dan tentunya tidak terjadi perpecahan di antara masyarakat.
“Yang namanya pesta demokrasi kita ciptakan suasana kedamaian, suasana yang harmoni antar sesama sehingga kualitas demokrasi itu bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, yang menjadi fokus Pemda Koltim di tahun 2024 salah satunya yaitu bagaimana penanganan stunting yang ada di Kabupaten Kaltim agar bisa dimaksimalkan, karena target nasional di tahun 2024 stunting itu di angka 14 persen.
Oleh karena itu, ia berharap usai pelantikan tersebut pihaknya bisa melakukan lompatan-lompatan pembangunan dan akan fokus melakukan penanganan kemiskinan ekstrem yang ada di Kabupaten Koltim agar bisa Zero di tahun 2024.
“Karena target nasional untuk kemiskinan ekstrem itu di angka 0 persen, termasuk juga bagaimana menekan angka inflasi di Kabupaten Koltim dan Alhamdulillah berkat kolaborasi dan bersinergi bersama dengan DPRD, tokoh masyarakat tokoh agama semua elemen bergerak bersama untuk mensejahterakan masyarakat,” tutupnya.
Reporter : Asep
Editor : Haerun




























