Kendari, Jaringansultra.com – Memasuki musim penghujan, jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Sulawesi Tenggara (Sultra) meningkat hingga minggu kedua di bulan Januari 2024.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara mencatat jumlah kasus DBD sampai dengan Senin 15 Januari 2024 di daerah ini mencapai 333 kasus.
Kepala Dinkes Sulawesi Tenggara, Husnia mengatakan, kasus DBD terbanyak Kota Kendari yaitu sebanyak 195 kasus, disusul Konawe Selatan 66 kasus dan Kabupaten Kolaka sebanyak 21 kasus.
Husnia menyampaikan, untuk menangani DBD Dinkes Sulawesi Tenggara telah mengeluarkan surat edaran di 17 Kabupaten/Kota agar intens melakukan sosialisasi dan pembagian bubuk abate.
“Kami sudah menginstruksikan semua kabupaten untuk kewaspadaan DBD dengan mempersiapkan rumah sakit, khusus di Kota Kendari kami sudah membagi tugas dengan melibatkan dinas kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan dengan melaksanakan fogging,” kata Husnia kepada media ini, Selasa 16 Januari 2024.
Mewaspadai penyakit DBD Dinkes mengimbau masyarakat untuk melakukan 3M Plus dan tetap menerapkan pola hidup sehat serta memperhatikan keberhasilan lingkungan.
“Jadi kami sudah menginstruksikan semua kepada masyarakat kami juga sudah mengedarkan pamflet-pamflet tentang DBD agar masyarakat tetap melakukan 3M,” ujarnya.
Reporter : Asep
Editor : Ridho




























