
Kendari, Jaringansultra.com – Polisi berhasil membubarkan sekelompok pemuda paruh baya yang akan melakukan aksi tawuran di Jembatan Kuning Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra)
Saat dibubarkan sekelompok pemuda tersebut, polisi menyita barang bukti senjata tajam jenis parang dan gagang ketapel di selah antar kios Counter dan bengkel milik warga.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh. Eka Fathurrahaman mengatakan, pembubaran aksi tawuran antara dua kelompok pemuda sekitar pukul 22.00 WITa oleh Polsek Abeli.
“Awalnya bermula Polsek Abeli mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi keributan di Jembatan Kuning,” ucap Muh. Eka Fathurrahaman.
Setelah dilakukan pengecekan di TKP, Anggota Polsek Abeli mendapati sekitar 20 orang anak muda paruh baya sambil berteriak dan memukul besi jembatan.
Setelah polisi datang sekelompok pemuda meninggalkan Jembatan Kuning dan menuju ke arah Masjid. Selain itu juga anggota Polsek Abeli menyisir tempat berkumpulnya pemuda paruh baya tersebut.
“Saat dilakukan penyisiran, anggota Polsek Abeli menemukan dua bilah parang dan satu buah gagang ketapel di selah antara Kios Counter dengan bengkel,” bebernya.
Mantan Dir Narkoba Polda Sultra ini menyebut sekelompok pemuda paru baya yang membuat keributan tersebut diduga kuat adalah kelompok yang selama ini suka membuat keonaran dan keributan antar warga di sekitar Jembatan Kuning serta sering mengganggu pengguna jalan yang melintasi jalan tersebut.
Pihaknya juga akan mengantisipasi aksi-aksi premanisme dari kelompok pemuda di sekitar Jembatan Kuning baik pemuda dari Kelurahan Talia maupun di Kelurahan lain.
“Untuk saat ini, situasi di Jembatan Kuning relatif kondusif namun tetap dilakukan langkah-langkah antisipasi,” tutupnya.(C)
Reporter : Asep
Editor : Haerun



























