Siap Maju Pilwali Kendari, AJP Mulai Survei Sejumlah Nama Calon Pendamping

3
Aksan Jaya Putra (AJP).

Kendari, Jaringansultra.com – Politisi Partai Golongan Karya (Golkar), Aksan Jaya Putra (AJP) terus mempersiapkan diri dalam menghadapi pemilihan Wali Kota Kendari pada 2024 mendatang.

“Persiapan maju di Pilwali terus kita matangkan, termasuk Pemilihan Legislatif (Pileg) yang nantinya lebih dulu dilaksanakan,” kata Aksan Jaya Putra, Rabu 18 Januari 2023.

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini terus melakukan sosialisasi mulai dari sisi pengenalan dan penerimaan figur kepada masyarakat Kota Kendari, yang nantinya akan memilih kepala daerah.

AJP juga terus mengupdate dua hal tersebut, otomatis elektabilitas kefiguran bisa melonjak naik dari tahun-tahun sebelumnya.

Meski demikian, Ketua MKGR Sultra ini tidak mau terlalu over bergerak, karena sebut Pilwali Kendari masih terlampau lama.

Alasannya banyak pertimbangan yang perlu dicermati. Pileg yang perlu ditunggu seperti apa hasilnya nanti. Harapannya di Pileg, Golkar bisa signifikan meraih kursi, minimal tujuh kursi diamankan Golkar Kendari.

Jika raihan kursi tidak mencukupi untuk mengusung secara mandiri, terpaksa Partai Golkar harus mencari partai koalisi guna mencukupi jumlah kursi sebagai syarat mengusung calon pemilihan Wali Kota Kendari.

“Memang kita lagi push, mempercepat pergerakan. Sehingga Partai Golkar bisa menjadi partai favorit di masyarakat dan ini sudah dicanangkan Pak Airlangga Hartarto dalam menghadapi Pemilu dan Pilkada,” ucapnya.

Menyinggung soal pendamping di Pemilihan Wali Kota Kendari, AJP mengaku sudah jauh-jauh hari melakukan survei internal guna melihat pergerakan elektabilitas masing-masing.

Ia mengaku ada beberapa nama sudah dikantonginya, mayoritas dari kalangan politisi dan ada juga beberapa nama tokoh masyarakat di Kota Kendari.

Hanya dia belum mau membeberkan siapa-siapa calon pendampingnya itu. Yang jelas, mereka yang masuk dalam radar, terus dipetakannya dan memantau bagaimana perkembangan elektabilitasnya.

Pada prinsipnya, AJP masih akan melihat hasil capaian kursi Partai Golkar Kendari di Pileg. Apabila mencapai tujuh kursi, artinya Partai Golkar bebas memilih wakil tanpa harus koalisi dengan partai lain.

“Beberapa nama ini orang yang sudah saya kenal, komunikasi sudah terjalin. Namun terkait Pilwali kita belum bicarakan, tapi terkait bagaimana membangun Kota Kendari kita satu visi. Sisa kita lihat elektabilitas dan popularitas mereka,” tutupnya. (C)

Reporter : Haerun                                             

 

Facebook Comments Box
Iklan