Kendari, Jaringansultra.com – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari memberikan sertifikat pas kecil melalui Gerai Nasional Pas Kecil kepada sejumlan nelayan di Kendari dan sekitarnya, Kamis 12 Januari 2023.
Gerai Nasional Pas Kecil merupakan program Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) turun ke daerah untuk ditindaklanjuti oleh masing-masing KSOP wilayah, untuk memfasilitasi pembuatan pas kecil bagi para nelayan di daerah.
Pembuatan pas kecil pada gerai tersebut dibuka secara gratis bagi masyarakat nelayan se Kota Kendari dan sekitarnya wilayah kerja KSOP Kendari yang sudah disosialisasikan sejak 9 November 2022 lalu.
Kepala KSOP Kelas II Kendari, Letkol Marinir Agus Winarto mengatakan,
E-Pas Kecil merupakan tanda daftar kapal keabsahan kapal berbasis elektronik yang harus dimiliki oleh setiap kapal GT.1 Satu Gross Tonnage sampai dengan GT. 6 sesuai dengan Surat Edaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut No. SE.1/DJPL/2020.
“Kalau Pas Kecil ini dulu masih manual sama seperti surat yang diprint pakai ketas. Tapi sekarang sudah dalam bentuk elektronik, sama seperti KTP elektronik,” kata Agus Winarto.
Agus Winarto juga mengatakan, syarat-syarat yang disiapkan untuk mengurus E-Pas Kecil ini cukup mudah, hanya meminta surat keterangan dari desa atau pemerintah kelurahan, surat kepemilikan sah kapal, surat pembuatan kapal, dan syarat administrasi umum lainnya saat pembuatan Pas Kecil.
“Untuk biayanya itu gratis dari pemerintah. Meski gratis kita juga harus dibantu KSOP dalam memudahkan untuk mengidentifikasi kapalnya,” jelasnya.
Ia menjelaskan, kegunaan E-Pas Kecil sebagai bukti kepemilikan kapal
menjadi bahan agunan atas kapal sebagai salah satu alat untuk memperoleh subsidi bahan bakar dari negara. Dan alat bukti perdata apabila terkait hukum atas kapal, kapal berhak mengibarkan bendera Negara Republik Indonesia di atas kapal.
“Elektronik Pas Kecil ini juga bagi bisa digunakan untuk mendapatkan subsidi BBM, karena kita ketahui bersama Pertamina makin selektif untuk memberikan subsidi BBM. Dengan E-Pas ini Pertamina akan memberikan subsidi, siapa yang berhak dan tidak berhak,” jelasnya.
Ia menambahkan, jumlah kapal saat Gerai Nasional dibuka sudah 216 kapal yang mendapatkan e-Pas Kecil yang bertempat di Desa Bokori, Desa Leppe, Desa Mekar, Desa Bajoe.
“Target selanjutnya untuk tahun 2023 sebanyak 300 unit kapal yaitu nelayan di Bungkutoko, Nambo, Lapulu, dan Sodoha,” ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang nelayan dari Desa Leppe, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Udin Santeo mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, karena telah diberikan kemudahan untuk mendapatkan E-Pas Kecil.
“Tanpa kita berusaha langsung didatangkan sendiri, kita dipermuda mendapatkan ini. Jadi, kami hari ini diundang datang ke sini (KSOP) Kendari menerima langsung. Dan Alhamdulillah dengan adnaya Pas Kecil ini kita bisa muda mendapatkan BBM.(C)
Reporter : Haerun




























