Kendari, Jaringansultra.com – Pemilihan Wali Kota Kendari 2024 mendatang terbilang masih jauh. Namun, deretan nama mulai mencuat ke publik dan menyatakan diri maju pada perhelatan perebutan kursi nomor 1 di Kota Kendari mendatang
Sejumlah figur yang sudah menunjukkan keseriusannya untuk tampil di pesta demokrasi lima tahunan di ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah memasang baliho dan spanduk-spanduk mewarnai di setiap sudut Kota Kendari.
Bahkan sejumlah nama yang bakal maju pemilihan wali kota ini bukan hanya dari kalangan politisi, tetapi afa juga yang berstatus sebagai pengacara merupakan wajah baru yang akan mewarnai pemilihan wali kota mendatang.
Sejumlah nama yang menyatakan diri siap maju pemilihan wali kota Kendari 2024 mendatang yaitu.
Abdul Rasak
Abdul Rasak tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Kendari. Pasalnya sejak periode 2004-2009 sampai sekarang masih mendapat amanah sebagai wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.
Bahkan Ketua Dewan Pembina Asli Kendari, Abdul Rasak ini pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Kendari periode 2009-2014 dan
2014-2019 dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Abdul Rasak juga pernah maju dalam pemilihan Wali Kota Kendari pada tahun 2017 silam. Abdul Rasak berpasangan dengan Haris Andi Surahman dikalahkan pasangan
Adriatma Dwi Putra-Sulkarnain Kadir.
Kini Abdul Rasak sementara menjadi anggota DPRD Kota Kendari periode 2019-2024 dari Partai NasDem. Abdul Rasak telah menyatakan kesiapan pasangannya untuk kembali maju pemilihan wali kota Kendari dengan Andi Sulolipi yang merupakan anggota DPRD Kota Kendari dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Aksan Jaya Putra
Aksan Jaya Putra merupakan politisi Partai Golkar yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Selain itu pria biasa disapa AJP ini juga menjabat sebagai Ketua Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Sulawesi Tenggara (Sultra).
Aksan Jaya Putra yang memiliki tagline sekarang dan akan datang
merupakan putra dari Bupati Konawe Selatan (Konsel) Surunuddin Dangga yang telah menyatakan diri siap maju dalam perebutan kursi 01 di Kota Kendari.
Sulkarnain Kadir
Sulkarnain Kadir politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Kendari mendamlingi Adriatma Dwi Putra sebagai Wali Kota Kendari periode 2017-2022.
Namun dalam perjalanan menjalankan tugas Adriatma Dwi Putra sebagai wali kota Kendari tersandung sebuah kasus yang berujung penahanan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Sulkarnain Kadir dilantik untuk mengisi jabatan 01 sebagai Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Kendari pada 2 Februari 2018 mengantikan Adriatma Dwi Putra. Kemudian Sulkarnain Kadir
kembali dilantik sebagai Wali Kota Kendari oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi pada 22 Januari 2019 untuk mengisi sisa jabatan.
Siska Karina Imran
Siska Karina Imran merupakan politisi Partai NasDem yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota mendampingi Sulkarnain Kadir sebagai Wali Kota Kendari. Siska Karina Imran memenangkan pemilihan wakil wali kota yang dilaksanakan di DPRD Kota Kendari pada 5 Maret 2020 mengalahkan Adi Jaya Putra.
Usai menang pemilihan wakil wali kota, Siska Karina Imran dilantik sebagai wakil wali kota oleh Gubernur Sultra Ali Mazi sisa masa jabatan 2017–2022 pada 6 Mei 2022 untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan Sulkarnain Kadir yang naik tahta sebagai wali kota.
Siska Karina Imran merupakan perempuan pertama menjadi wakil wali kota, sejak Kota Kendari diresmikan sebagai Kotamadya pada 1995 atau 26 tahun silam pada saat ia menjabat sebagai orang nomor 2 di Kota Kendari.
Siska Karina Imran merupakan anak Almarhum Imran yang merupakan mantan Bupati Konsel 2 periode dan anggota DPR RI. Siska Karina Imran
merupakan istri mantan Wali Kota Kendari Adriatma Dwi Putra dan pernah menjabat sebagai Ketua PKK Kota Kendari pada saat itu.
Saat ini Siska Karina Irman telah selesai jabatan sebagai Wakil Wali Kota Kendari dan fokus menghadapi pemilihan wali kota yang akan dilaksanakan pada 2024 mendatang.
Giona Nur Alam
Giona Nur Alam merupakan politisi Partai NasDem, yang saat ini sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Garda Wanita (Garnita) Malahayati NasDem Sultra periode 2021—2026.
Giona Nur Alam merupakan putri pasangan dari Nur Alam yang
Gubernur Sultra Nur Alam dan Tina Nur Alam sebagai anggota DPR RI 2019-2024.
Keseriusan Giona Nur Alam menyatakan diri maju dalam pemilihan Wali Kota Kendari, untuk mengikuti karir kedua orang tuanya yang terjun di dunia politik. Giona Nur Alam sudah mendapat restu kepada kedua orang tuanya untuk maju dalam pesta demokrasi lima tahunan.
LM. Inarto
LM. Inarto merupakan politisi Partai Golkar yang saat ini menjadi Ketua DPD II Partai Golkae Kota Kendari dan sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Kendari periode 2019-2024
LM Inarto merupakan putra mantan Bupati Muna 2 periode Ridwan Bae yang saat ini juga masih menjabat sebagai anggota DPR RI. Meski belum ada baliho seperti figur-figur lain, namun pernah menyatakan di media bahwa dirinya siap maju kalau partai memberikan kepercayaan.
Abdul Rahman
Abdul Rahman merupakan pengacara yang secara terang-terangan siap maju berebut kursi wali kota Kendari.
Abdul Rahman saat ini sebagai Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kota Kendari.
Abdul Rahman yang memiliki tagline pengacara bisa ini saat ini fokus melaksanakan sosialisasi memperkenalkan dirinya kepada masyarakat Kota Kendari.
Penulis : Haerun




























