DPRD Dukung Langkah Pj Wali Kota Kendari Kembalikan Kondisi TPA Puuwatu Seperti 10 Tahun Lalu

27
TPA Puuwatu Kota Kendari

Kendari, Jaringansultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mendukung langkah Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu yang akan membenahi dan mengembalikan kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu seperti 10 tahun lalu.

Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, La Ode Ali Akbar mengatakan, mendukung langkah Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu dalam mengembalikan kondisi TPA Puuwatu yang dulu menajdi kebangaan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), karena menjadi referensi percontohan pengelolaan sampah di Indonesia pada saat itu.

“Dulu ini TPA Puuwatu menjadi referensi pengelolaan sampah terbaik di Indonesia sehingga ramai dikunjungi berbagai daerah yang studi banding. Makanya kami di DPRD mendukung pak Pj untuk mengembalikan kondisi itu seperti 10 tahun lalu,” kata La Ode Ali Akbar, Kamis 25 Mei 2023.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, La Ode Ali Akbar.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, TPA Puuwatu yang dibangun pada era Wali Kota Asrun bersama Musadar Mapasomba ini telah banyak mendapat penghargaan ditingkat nasional, salah satunya menjadi pengelolaan sampah terbaik.

Untuk itu, dirinya mendukung rencana
pemerintah kota Kendari membentuk UPTD persampahan merupakan langkah tepat untuk membenahi persoalan terutama pengelolaan
sampah di Kota Kendari.

“Dengan adanya UPTD Persampahan diharapkan bisa memberikan solusi dalam pengelolaan sampah di Kota Kendari. Kita harapkam keberadaan UPTD Persampahan nantinya bisa kembali memaksimalkan penanganan sampah dan mengelolaan TPA Puuwatu seperti sebelumnya,” tutupnya.

Pemerintah Kota Kendari perlahan, akan membenahi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu untuk mengembalikan kondisinya seperti 10 tahun lalu. Saat ini TPA Puuwatu membutuhkan penambahan alat berat untuk menangani sampah yang masuk sebanyak 300 ton setiap hari.

Saat ini alat berat yang ada sudah rusak dan membutuhkan perbaikan, sehingga pekerjaannya tidak maksimal dalam menangani sampah yang masuk setiap hari.

“Revitalisasi atau pembaharuan alat berat yang membantu untuk penggusuran sampah-sampah yang masuk karena setiap hari 300 ton yang masuk. Butuh dukungan alat berat yang bisa membantu, mempercepat pengurukan sampah,” kata Pj Wali Kota Kendari, kata Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu.

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat meninjau TPA Puuwatu.

Selain itu, Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri atau Kemendagri ini ingin memastikan kondisi kolam lindi atau air limbah di TPA Puuwatu masih berfungsi dengan baik.

Dengan terbentuknya, UPTD TPA Puuwatu, dia berharap pengelolaan sampah di lokasi itu dilakukan secara profesional. Selain itu, emerintah Kota Kendari berkeinginan mengembalikan masa kejayaan Tempat Pembuangan Akhir Sampah, Puuwatu sebagai salah satu TPA terbaik di Indonesia.

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari Nismawati menyebut, penggelolaan sampah di TPA Puuwatu setidaknya harus menyediakan alat berat jenis D6 satu unit, alat berat D3 dua unit serta kompaktor untuk memadatkan sampah.

“Kompaktornya kita untuk memadatkan sampah itu sudah tua, jadi memang harus dilengkapi semua itu supaya penggelolaan sampah seperti yang disampaikan pak wali tadi kembali seperti 10 tahun yang lalu,” katanya. (Adv)

Reporter : Haerun
Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan