Tim Pemenangan Terbentuk di 11 Kecamatan, Abdul Rahman Bakal Deklarasi Maju Pilwali Kendari

13
Bakal Calon Wali Kota Kendari, Abdul Rahman.

Kendari, Jaringansultra.com – Abdul Rahman yang merupakan Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kendari Abdul Rahman menunjukan keseriusannya dalam menatap pemilihan wali kota (Pilwalkot) Kendari pada 2024 mendatang.

Abdul Rahman saat ditemui di kediamananya di Kendari, Minggu 9 April 2023 menjelaskan bahwa dari tahun lalu dirinya sudah menyatakan sikap maju dalam perebutan kursi nomor satu di Kota Kendari.

Balon wali kota yang memiliki tagline Pengacara Bisa ini mengaku, saat ini terus melakukan komunikasi atau silaturahmi kepada masyarakat di ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) guna memantapkan dirinya maju Pilwali mendatang.

“Saya sudah nyatakan sikap dari tahun lalu bahwa saya siap maju menjadi calon wali kota, dan saya sudah membentuk juga tim pemenangan di 11 kecamatan yant ada di Kendari,” kata Abdul Rahman.

Untuk parti politik (Parpol), Abdul Rahman mengatakan saat ini sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah partai politik di Kendari terkait persiapan Pilwali Kendari 2024 mendatang.

“Jadi saya sudah ada komunikasi empat partai politik. Dalam waktu dekat ini juga baleho saya sudah berubah dengan partai politik dan saya akan sampaikan dalam deklarasi nanti,” ujarnya.

Terkait ada tawaran di Pilwali maju sebagai 02, Abdul Rahman menegaskan dirinya akan tetap maju sebagai 01 dalam Pilwali Kendari mendatang. Kemudian kriteria pasangan nanti berlatar belakang birokrasi yang paham dalam penataan pemerintahah.

“Saya akan tetap menjadi 01 dan nanti partai politik yang akan menentukan 02, karena saya lihat partai politik itu kalau kita pakai partainya menawarkan 02.

“Kriteria untuk pasangan untuk 02 itu
dari birokrasi yang paham tentang birokrasi pemerintahan, karena di Kota Kendari penetaan birokrasi di bidang hukum masih belum efektif menurut saya,” sambungya.

Menurut dia, di Kota Kendari masih banyak yang harus dibenahi terutama penataan birokrasi pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi.

“Karena kalau kita menata pemerintahan tidak mementingkan diri sendiri, InsyahAllah pemerintahan itu akan bersih dari korupsi dan menyentuh masyarakat,” tutupnya.

Reporter : Haerun
Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan