Kendari, Jaringansultra.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akhirnya mengambil alih pengelolaan Pasar Basah Mandonga, setelah sekira 20 tahun dikelola oleh PT Kurnia Sulawesi Karyatama.
Penyerahan pengelolaan Pasar Basah Mandonga, dilakukan PT Kurnia pada Pemkot Kendari ditandai dengan penandatanganan berita acara, disaksikan para pedagang, di halaman pasar Mandonga.
Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengaku penyerahan pengelolaan Pasar Mandonga ini menjadi tantangan bagi pemerintah Kota dalam menjawab keinginan para pedagang yang sudah sering disuarakan.
“Ini tantangan bagi pemerintah kota untuk menghadirkan pasar yang lebih nyaman, lebih bagus, lebih bersahabat baik pada pedagang dan pembeli,” ungkapnya.
Setelah mengambil alih, pemerintah Kota akan menggratiskan sewa kios dan lapak pedagang selama tiga bulan, terhitung Februari, Maret dan April.
“Ini dilakukan sebagai kado ulang tahun pemerintah kota pada pedagang di momen perayaan Hari Ulang Tahun ke 192 Kota Kendari tanggal 9 Mei 2023,” katanya.
Untuk itu, Ia berharap dengan penyerahan pengelolaan pasar Basah Mandonga ini, pelayanan terhadap pedagang semakin baik. Namun para pedagang harus membantu pemerintah dalam menjaga kebersihan pasar.
“Dari sisi pelayanannya, bisa menghadirkan pasar tradisional, tapi citarasa modern itu harapan pemerintah kota,” harapnya.
Ia menambahkan, selama masa transisi ini, pengelolaan pasar akan dilakukan Dinas Pedagang, sambil melakukan pembenahan diantaranya, perbaikan Masjid dan penyediaan mesin pompa air di lantai dasar karena rawan banjir. Anggaran pembenahan itu sudah disiapkan dalam APBD tahun 2023.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Kendari, Subhan berpesan agar pengelolaan Pasar Basah Mandonga di bawah kendali Pemkot Kendari bisa terjalin dengan baik.
Ia menambahkah, sehingga harus ada momunikasi dan hubungan yang baik kepada pedagang dan Pemkot Kendari dalam hal kebijakan pengelolaan pasar.
“Peristiwa hari ini merupakan peristiwa yang bisa membawa perubahan pengelolaan pasar yang lebih baik dan ini menjadi harapan pedagang dan pemerintah kota tentunya,” tutupnya.(C)
Reporter : Haerun
Editor : Ridho




























