Gerakan Pangan Murah: Pemprov Sultra Hadirkan Akses Pangan Terjangkau untuk Masyarakat

14
Foto bersama pembukaan Gerakan Pangan Murah di Lapangan Eks Mtq Kendari.

Kendari, Jaringansultra.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Eks MTQ Kendari pada 26–27 Agustus 2025. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Pemprov Sultra dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Pangan Nasional, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

GPM secara resmi dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, didampingi Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Ketua Umum Kadin Indonesia, Kepala Badan Pangan Nasional, serta jajaran forkopimda.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian dan dukungan dari semangat gotong royong antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah hadir dengan langkah strategis menjaga stabilitas harga pangan, memastikan pasokan tetap tersedia, serta mendekatkan akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Pelaksanaan GPM tidak hanya terfokus di Kota Kendari, tetapi juga akan digelar secara bergilir di 17 kabupaten/kota se-Sultra. Kegiatan ini didukung oleh Perum Bulog, Dinas Ketahanan Pangan provinsi dan kabupaten/kota, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pelaku usaha pangan, UMKM, serta aparat TNI dan Polri.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa GPM merupakan langkah efektif untuk mengendalikan inflasi daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki fleksibilitas dalam mengelola kebijakan maupun anggaran, termasuk memanfaatkan Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Kepala daerah memiliki instrumen yang banyak, selain kebijakan juga instrumen anggaran. Saya pernah mengeluarkan edaran yang memperbolehkan penggunaan anggaran BTT untuk mengendalikan inflasi daerah,” ungkap Mendagri Tito.

Adapun komoditas yang tersedia dalam GPM antara lain beras, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, terigu, daging ayam, cabai rawit merah, cabai keriting, serta gula pasir.

Dengan adanya Gerakan Pangan Murah, Pemprov Sultra berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih stabil, sekaligus menjadi langkah konkret pemerintah dalam menekan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Reporter : Asep

Facebook Comments Box
Iklan