Sekda Butur Ajak Masyarakat Tetap Jaga Kearifan Lokal

5
Suasana Pesta Panen di Desa Bubu.

BURANGA, Jaringansultra.com – Kearifan lokal suatu wilayah menjadi hal penting untuk dijaga. Menjaga kelestariannya, beragam upaya dilakukan. Begitupun dengan daerah yang dipimpin Ridwan Zakariah-Ahali, terus berupaya menjaga dan melestarikan budaya lokal.

Budaya kearifan lokal yang masih terus dijalankan di daerah paling utara pulau Buton ini yakni Wawonotahu (Pesta panen).

Sekretaris Daerah (Sekda) Butur, Muh Hardhy Muslim saat menghadiri Pesta Panen di Desa Bubu Kecamatan Kambowa, kemarin mengatakan, Pesta panen sudah menjadi tradisi yang membudaya di masyarakat Butur. ” Mari Kita jaga, kita lestarikan dan kita promosikan,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini, Hardhy Muslim mengungkapkan, pentingnya melestarikan warisan budaya yang dimiliki. Butur, jelas dia letaknya berada di ujung utara Pulau Buton, kekayaan Sumber Daya Alam dan keanekaragaman budayanya dianggap sangat tepat untuk dikembangkan, sehingga Butur menjadi daerah yang bisa di kunjungi oleh wisatawan.

Menurutnya, kearifan lokal yang dipertunjukkan dalam pesta panen ini merupakan aset daerah yang patut dilestarikan, dijaga dan dipromosi, sehingga keberadaannya dapat menopang perekonomian masyarakat

“Kita selalu mencoba untuk melaksanakan kegiatan yang bisa menghadirkan banyak pengunjung. Salasatu sektor yang bisa menghadirkan aktifitas ekonomi masyarakat adalah mengembangkan sektor pariwisata yang disertai dengan atraksi budaya yang kita miliki,” imbuhnya.

Olehnya itu, Jenderal ASN Butur ini mengajak para kepala desa untuk memanfaatkan Dana Desanya dengan sebaik-baiknya.

“Manfaatkan dana desa untuk mengangkat potensi desa yang ada. Kita selalu mencoba untuk melaksanakan kegiatan yang bisa menghadirkan banyak pengunjung, hanya dengan ada event di daerah baru bisa kita dikunjungi, semoga dengan kekayaan aset desa yang ada bisa menghadirkan banyak pengunjung untuk menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat. (Adm)

Facebook Comments Box
Iklan