Buktikan Kerja Nyata, Langkah Kadis Kominfo Butur Atasi Blankspot Tuai Pujian dari DPRD

199
Kolase Foto : Anggota DPRD Butur, Muh Sairman Sahadia, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo), Pemkab Butur, Sartono dan pimpinan Telkom Regional V Makassar.

Buranga, Jaringansultra.com– Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) dalam menuntaskan persoalan jaringan telekomunikasi di wilayah pelosok mendapat angin segar. Melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfo), Pemkab Butur resmi menjalin komitmen dengan PT Telkom Indonesia Regional V Makassar untuk pembangunan menara telekomunikasi (BTS) di sejumlah titik blankspot.

Langkah proaktif ini menuai apresiasi tinggi dari pihak legislatif. Anggota DPRD Butur, Muh Sairman Sahadia, menilai langkah yang diambil Kepala Dinas (Kadis) Kominfo, Sartono, merupakan bukti kerja nyata dalam mengejawantahkan visi-misi pimpinan daerah.

“Tidaklah berlebihan kalau saya katakan bahwa pak bupati dan wakil bupati tepat memilih pak sartono sebagai kadis kominfo,” ujar Sairman memberikan pujian.

Sairman menambahkan bahwa upaya ini merupakan kelanjutan dari komitmen serius pemerintah dalam menghadirkan akses informasi bagi masyarakat di wilayah vital yang selama ini terisolasi secara digital.

“Apresiasi buat kerja kerja nyata beliau dan jajaran yang sudah sungguh sungguh melakukan upaya menghadirkan jaringan telekomunikasi di beberapa titik blankspot di Buton Utara. Beberapa contoh misalkan di wilayah vital pusat pemerintahan kecamatan yaitu kelurahan Kambowa dan Lambale Raya,” tambahnya.

Sebagai anggota DPRD yang kerap vokal menyuarakan persoalan infrastruktur, ia menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Bupati Afirudin dan Wakil Bupati Rahman.

“Saya sebagai anggota DPRD juga tentu memberikan apresiasi dan dukungan penuh upaya dan langkah pemerintah daerah dibawah kepemimpinan pak Afirudin dan pak rahman untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Kesepakatan strategis dengan Telkom
Komitmen pembangunan jaringan tersebut tercapai dalam pertemuan antara jajaran Diskominfo Butur dengan pimpinan Telkom Regional V di Makassar, Jumat (30/1). Pertemuan ini menjadi krusial karena tidak hanya membahas kerja sama rutin, tetapi juga mendesak realisasi pembangunan fisik di lapangan.

Pihak Telkom yang dihadiri oleh Eri Susanto (Assistant GM Witel Sulbagsel) dan Feronika (Assistant GM Regional Large Enterprise and Government Service Reg V), merespons positif permintaan Pemkab Butur. Telkom menyatakan siap melakukan kajian teknis melalui survei lapangan guna memetakan kebutuhan riil masyarakat.

Namun, pihak Telkom menekankan pentingnya ketersediaan data pendukung untuk menentukan kelayakan investasi. Misalnya jumlah jumlah penduduk di sekitar titik usulan. Fasilitas Umum, seperti keberadaan kantor pelayanan, sekolah, atau pusat kesehatan.

Selain membahas infrastruktur fisik, kunjungan kerja ini juga membekali staf Diskominfo Butur dengan pelatihan Cyber Security. Pelatihan ini bertujuan agar para aparatur daerah mampu mengamankan jaringan dari ancaman peretasan yang kian marak.

Kepala Dinas Kominfo Butur, Sartono, berharap melalui kerja sama yang komprehensif ini, akses informasi di Butur tidak hanya merata, tetapi juga aman dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebelumnya, Sartono mengungkapkan, setidaknya ada 15 desa dan kelurahan yang tersebar di lima kecamatan Kulisusu, Kulisusu Utara, Wakorumba Utara, Kambowa, dan Kulisusu Barat, yang hingga kini belum tersentuh jaringan seluler.

Ketiadaan sinyal di daerah-daerah ini dinilai menghambat aktivitas warga, terutama dalam hal komunikasi, pendidikan daring, hingga akses informasi penting dari pemerintah daerah. (*)

Facebook Comments Box
Iklan