Kendari, Jarinansultra.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup memberikan arahan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Langkah ini diambil sebagai evaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama para kepala OPD, camat dan lurah sebagai upaya strategis melakukan pembangunan yang telah direncanakan Pemerintah kota (Pemkot) Kendari.
Muhammad Yusup menekankan kepada para kepala OPD, camat dan lurah bahwa pentingnya dalam optimalisasi sumber-sumber pendapatan daerah yang ada di Kota Kendari untuk menstabilkan kondisi keuangan kota.

“Kita harus bekerja lebih keras untuk meningkatkan PAD. Ini adalah kunci utama untuk membayar utang pemkot dan memastikan keberlanjutan pembangunan,” kata Muhammad Yusup, Selasa 28 Mei 2024.
Menurut Muhammad Yusup, peningkatan PAD tidak hanya dapat dicapai dengan mengandalkan sumber-sumber tradisional seperti pajak dan retribusi. Ia mendorong OPD untuk menggali potensi baru yang selama ini belum maksimal.

“Inovasi dalam pengelolaan keuangan dan pemanfaatan aset daerah sangat penting. OPD harus lebih kreatif dan proaktif dalam memaksimalkan pendapatan yang ada dan menemukan sumber pendapatan baru,” tegasnya.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini mengatakan, salah satu fokus utama itu pembenahan sistem administrasi pajak daerah. Untuk itu, Ia meminta Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) untuk memperbaiki sistem pendataan dan penagihan pajak, serta memaksimalkan teknologi digital dalam proses tersebut.

“Digitalisasi ini akan membuat proses lebih efisien dan transparan, sehingga kita bisa meminimalisir kebocoran pajak,” katanya.
Ia menambahkan, pengelolaan aset daerah juga menjadi sorotan. Karena banyak aset pemerintah kota yang belum dikelola dengan optimal, sehingga berpotensi atau menjadi sumber pendapatan daerah yang signifikan.
“Pentingnya pengawasan ketat terhadap anggaran belanja. Jadi setiap pengeluaran harus dilakukan dengan efisien dan transparan,” tutupnya. (Adv).




























