Kendari, Jaringansultra.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari Muhammad Yusup mengumpulkan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) melalui apel gabungan di lapangan Upacara Kantor Balai Kota Kendari, Senin 27 Mei 2024.
Hal ini bertujuan untuk membangun sinergitas dari tingkat RT, RW, lurah dan camat agar berkolaborasi dalam membangun Kota Kendari dari sisi kemasyarakatan, pembangunan infrastruktur, sosial dan sebagainya demi terciptanya Kota Kendari yang Aman, Nyaman dan Bahagia.
Pj. Wali Kota Kendari Muhammad Yusup mengungkapkan, maksud dan tujuannya adalah untuk menyinergikan apa yang menjadi program pemerintah dalam menata Kota Kendari. Perlu diketahui tugas pemerintah itu untuk mengatur masyarakatnya bukan untuk menyesatkan masyarakatnya.

“Kita punya kewenangan untuk mengatur masyarakat, saat ini pemerintah kota sedang menata kota untuk bagaimana bisa memanfaatkan ruang-ruang publik yang sesuai peruntukannya. RT dan RW punya hak untuk menegur masyarakat yang berjualan di trotoar dan bahu jalan,” kata Muhammad Yusup.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra ini mengatakan, sebagai mitra terdekat pemerintah, RT dan RW seharusnya menjadi corong atau penyambung lidah pemerintah kepada masyarakat.

“Ini yang saya harapkan. Bahwa apa yang menjadi program pemerintah seharusnya RT dan RW yang menyampaikan kepada masyarakat untuk bagaimana bisa mengakselerasi atau mempercepat pelaksanaan program pemerintah,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini mengegaskan, untuk memajukan ibukota provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini pemerintah kota harus berani mengambil keputusan tegas dalam menata Kota Kendari dengan menetribkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang melanggar.
“Maju dan tidaknya sebuah kota ini tergantung dari masyarakat dalam menjaga lingkungan dengan baik, dan selama saya masih menjabat akan saya tertibkan semuanya,” tegasnya.

Ia menambahkan, setelah pemerintah kota menertibkan kawasan Eks MTQ yang dilakukan belum lama ini dan akan ada lagi beberapa tempat yakni pasar Lawata, pasar panjang, pasar baru, tapak kuda, Kendari beach sampai ke bagian Andonohu yang akan ditertibkan.
“Selanjutnya kami akan menertibkan pasar Lawata, pasar panjang, pasar baru, tapak kuda, Kendari beach sampai ke bagian Andonohu. Semuanya akan dilakukan secara berjenjang sampai masa jabatan saya selesai,” tutupnya. (Adv).




























