Memasuki Usia Ke-193, Fokus Pemerintah Menata Kota Kendari Agar Lebih Maju dan Masyarakat Sejahtera

38
Pj Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup.

Kendari, Jaringansultra.com – Pemerintah kota (Pemkot) Kendari terus melakukan persiapan-persiapan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-193 Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Dengan kondisi saat ini pemerintah dapat memberikan gambaran kepada masyarakat bahwa pembangunan di Kota Kendari sudah semakin maju.

Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup mengungkapkan dalam memeriahkan HUT ke-193 Kota Kendari, pemerintah akan melaksanakan berbagai kegiatan dalam kurun waktu selama 4 hari dan acara puncak akan dilaksanakan pada 9 Mei di lapangan Benubenua di Kecamatan Kendari Barat.

Lanjutnya, pada usia ke-193 tahun ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara ini harus lebih maju, masyarakat lebih sejahtera dan tentunya akan sejajar dengan kota-kota besar lain yang ada di Indonesia.

Rapat persiapan HUT Kota Kendari.

“Namun kita melihat saat ini di Kota Kendari masih banyak kekurangan-kekurangan yang kita harus benahi, kita harus bentuk wajah Kota Kendari yang bisa mencerminkan Ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara yang tentunya orang tau bahwa Kota Kendari adalah ikon dari Sulawesi Tenggara,” kata Muhammad Yusup.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra ini juga mengatakan, Sulawesi Tenggara sangat dikenal dengan daerah kaya karena memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang begitu besar salah satunya di sektor pertambangan.

Namun, menurut dia dengan melihat kondisi yang terjadi khususnya di Kota Kendari tidak seperti apa yang menjadi pandangan orang, masih banyak saudara-saudara yang jauh dari harapan.

Salah satu lomba dalam rangka HUT Kota Kendari.

“Tentunya ini menjadi PR bagi kita semua terkhusus Pemerintah Kota Kendari untuk bagaimana bisa merubah dari pada kehidupan masyarakat yang ada di Kota Kendari,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, hampir semua wajah Kota Kendari terlihat kumuh dan yang menjadi fokus Pemerintah Kota Kendari saat ini adalah untuk membenahi. Untuk itu, pemerintah kota ingin menata dan merubah wajah Kota Kendari menjadi kota yang sesungguhnya diharapkan masyarakat.

“Saya akan memulai dengan menata pedestrian dan drainase yang ada di Kota Kendari, beberapa kawasan-kawasan ada yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Kita lihat coba di kawasan MTQ, itu adalah ikon Kota Kendari, ini sudah tidak sesuai lagi dengan peruntukannya, yang harusnya menjadi ruang terbuka hijau dan bisa dimanfaatkan seluruh masyarakat yang ada di Kota Kendari untuk berolahraga namun saat ini digunakan oleh pedagang kaki lima,” tutupnya. (Adv).

Facebook Comments Box
Iklan