Komisi III DPRD Kota Kendari Pastikan Pelayanan Rumah Sakit Bagus dan Cepat Menangani Pasien DBD

17
Komisi III DPRD Kota Kendari saat meninjau RSUD Kota Kendari.

Kendari, Jaringansultra.com – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari melakukan kunjungan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Puskesmas Poasia dan Puskesmas Lepo-lepo.

Kunjungan ini dipimpin Ketua Komisi III LM Rajab Jinik bersama wakil ketua komisi Hetty Purnawati Saranani, dan anggota H. Hasbulan, La Ode Azhar, dan Dr. Jabal Aljufri dalam menindaklanjuti meningkatnya Pasien demam berdarah dengue (DBD) dan melihat langsung pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit dan Puskesmas.

Ketua Komisi III LM Rajab Jinik mengatakan, berdasarkam informasi bahwa jumlah pasien DBD yang telah melebihi kapasitas rumah sakit. Sehingga membuat pihak rumah sakit cukup kewalahan dengan fasilitas dinilai masih kurang.

Komisi III DPRD Kota Kendari saat meninjau RSUD Kota Kendari.

“Selain melihat pelayanan rumah sakit, kita juga bersama beberapa anggota melihat juga beberapa fasilitas ruang nginap pasien yang dianggap kurang layak,” kata LM Rajab Jinik, Kamis 1 Februari 2024.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, DPRD Kota Kendari akan mengintervensi lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) agar RSUD Kota Kendari dapat meningkatkan pelayanan, karena ini merupakan rumah sakit di ibukota provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Untuk itu, ia memintah kepada pemerintah kota (Pemkot) Kendari untuk memperbaiki beberapa fasilitas rumah sakit dan berjanji akan mendukung lewat fungsi budgeting anggota DPRD.

Komisi III DPRD Kota Kendari saat meninjau RSUD Kota Kendari.

“Orang lebih memilih ke rumah sakit swasta daripada rumah sakit kita itu juga lucu. Di mana peran kita sebagai pemerintah, alasan masyarakat karena swasta lebih bagus pelayanannya dan cepat. Apakah kita juga tidak bisa padahal kita gratiskan karena sama BPJS, jadi ini yang coba kita perbaiki karena ini sebagai tanggungjawab kita bersama,” ujarnya.

Kemudian, Rajab Jinik menghimbau dengan adanya musim hujan seperti ini memang rentan akan penyakit, untuk itu masyarakat Kota Kendari selalu waspada terhadap DBD dengan menerapkan 3Mplus yaitu menjaga kebersihan lingkungan, menimbun barang bekas yang tidak terpakai, menghilangkan genangan air, menaburkan bubuk abate, dan melakukan Vaksinasi DBD.

“Dengan begitu, masyarakat menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, karena dengan masuknya musim penghujan ini ada potensi penyakit-penyakit penyerta lainnya terutama DBD. Tujuanya adalah untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk,” tutupnya. (Adv).

Facebook Comments Box
Iklan