DPRD Kota Kendari Perjuangkan Tempat yang Layak untuk Relokasi Pedagang di Kali Kadia

16
Anggota DPRD Kota Kendari saat meninjau tempat relokasi pedagang di kawasan Kali Kadia.

Kendari, Jaringansultra.com– Komisi 2 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari memberi perhatian penuh atas nasib para pedagang di kawasan Kali Kadia. Dimana, pemerintah kota (Pemkot) setempat harus merelokasi para pedagang di sekitaran Kali Kadia saat tempat tersebut dilakukan penataan.

Untuk memastikan para pedagang itu mendapat tempat baru yang layak, Komisi 2 DPRD kota Kendari melakukan kunjungan lapangan di tempat relokasi pedagang bunga dan buah Kali Kadia, beberapa waktu lalu.

Kunjungan ini dipimpin Ketua Komisi 2 DPRD kota Kendari Rizki Brilian Pagala, didampingi Wakil Ketua Komisi 2, Sahabuddin, serta anggota DPRD Kota Kendari Apriliani Puspitawati serta diikuti oleh Kadis Bappeda kota Kendari Cornelius Padang, Kadis perindustrian dan perdagangan Alda Kesutan Lapae, Kadis pertanian Sahuriyanto, Kadis PUPR Kota Kendari Erlis Sadya Kencana serta personil satuan polisi pamong praja kota Kendari.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari Rizky Brilian Pagala, mengatakan, Pelaksanaan relokasi pedagang Kaki Kadia merupakan tindak lanjut pemerintah kota (Pemkot) Kendari bersama DPRD yang menjadi keputusan bersama yang diambil beberapa waktu yang lalu.

“Waktu itu kita sepakat bahwa Pemkot Kendari memiliki keinginan merevitalisasi kawasan Kali Kadia dan DPRD setuju dengan rencana tersebut karena kita tau bersama di Kali Kadia itu sangat kumuh,” kata Rizky Brilian Pagala, beberapa waktu lalu.

Tampak anggota DPRD Kota Kendari berbincang dengan para pedagang di area Kali Kadia.

Pria yang akrab disapa RBP ini juga menambahkan, DPRD menginginkan ketika ada aktivitas perdagangan di kawasan Ka

Kadia harus ada fasilitas yang representatif sehingga ketika masyarakat berkunjung tidak kelihatan kumuh alias bersih dan rapi apalagi penataan kawasan tersebut sudah dimulai dari bantaran.

“Kita inginkan juga di atasnya dari susunan modeling bangunan bisa representatif dibantarkan Kali Kadia tersebut dan pada waktu itu pak Walikota setuju dengan catatan teman teman pedagang di investarisir keseluruhan dan kemudian setelah direvitalisasi maka mereka dikembalikan ke titik titik nya,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu juga bilang, yang DPRD tidak inginkan bahwa ketika kawasan tersebut selesai direvitalisasi tidak ada aktivitas jual beli yang berlangsung dan juga banyak orang baru yang masuk untuk melakukan aktivitas jual beli dikawasan Kali Kadia.

“Hal hal itu juga kita sudah titipkan dalam perjanjian kita bersama teman teman Pemkot Kendari,” jelasnya.

Anggota DPRD Kendari bersama pemerintah kota Kendari meninjau langsung tempat relokasi para pedagang area Kali Kadia.

Mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari ini juga berharap kepada Pemkot Kendari agar sebelum melakukan relokasi sudah melakukan komunikasi terlebih dahulu oleh para pedagang sehingga para pedagang bisa melakukan persiapan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain.

“Kalau bisa pedagang dicarikan tempat yang nyaman dan layak untuk berjualan artinya jangan sampai secara mobilisasi ini jauh sekali kan artinya jangan sampai ada pedagang yang tinggal di dekat kali Kadia itu dan di suruh berjualan di daerah Kendari Barat, atau Nambo kan itu kasian juga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM Kota Kendari Alda Kesutan Lapae menjelaskan, hasil rapat bersama PJ Wali Kota Kendari sudah diputuskan tempat relokasi pedagang dikawasan Kali Kadia seperti pedagang buah dan kuliner diizinkan untuk masuk ke pasar Peddys Market.

“Dan mereka bersepakat pindah tanpa ada unsur pemaksaan dan lain lain ke pasar Peddys Market untuk sementara dan kami langsung turun lapangan untuk menunjukkan dimana tempat mereka akan berjualan nantinya,” tuturnya.

Alda juga memastikan para pedagang akan dikembalikan ke kawasan Kali Kadia setelah proses pembangunan dikawasan tersebut tuntas dengan sejumlah syarat yang wajib dipenuhi oleh para pedagang diantaranya menjadi Kebersihan lingkungan. (Adv)

Facebook Comments Box
Iklan