Buranga, Jaringansultra.com– Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra), dikenal memiliki sumber daya alam yang berlimpah. Besarnya sumber daya alam tersebut masih ditambah lagi dengan indahnya panorama alam yang membuat Butur juga kaya akan potensi wisata. Salah satunya Permandian Eengkapala.
Permandian Air Tawar Eengkapala ini dalam bahasa daerah setempat berarti Air dalam Kapal. Dinamakan seperti itu karena telaga ini dikelilingi batu karang yang bentuknya menyerupai kapal.
Permandian ini memiliki cekungan terbentuk secara alami dari batuan karst yang dialiri sungai bawah tanah. Batuan karst menghiasi pinggiran pemandian alam tersebut. Wisatawan bisa melompat dari pinggiran batu untuk merasakan sensasi menyelami pemandian alam unik ini.
Meski ukuran dari telaga ini tidak begitu besar, namun menghadirkan rasa nyaman karena kawasan telaga dikelilingi bebatuan serta pohon-pohon besar yang rindang.
Bukan hanya itu, air yang terdapat di telaga ini begitu jernih sehingga ikan-ikan kecil yang berenang di dasar telaga dapat dilihat dengan jelas dari atas permukaan air.
Airnya yang begitu dingin, menambah sensasi yang bagi siapa saja yang ingin menceburkan diri. Jika mencoba melompat, tinggal naik batu yang terletak disisi kiri kanan sepanjang telaga tersebut. Hanya saja perlu kehati-hatian, agar tak tersandung di bebatuan yang begitu tajam.
Olehnya itu, masyarakat setempat, menyarankan agar tak salah-salah bicara apabila menikmati sensasi dinginnya air tawar tersebut. Karena diyakini, musibah akan menimpa jika salah berucap.

“Di sini angker, makanya jangan salah-salah omong (bicara),” tutur Udin, warga Malalanda.
Permandian Eengkapala yang kedalamannya kurang lebih 5 meter ini begitu unik. Pasalnya, hanya berjarak tak lebih 50 meter dari Pantai Bone, tapi airnya sangat tawar. Tepatnya berada di Desa Malalanda Kecamatan Kulisusu.
Bagi anda yang ingin mengunjungi permandian ini, tak perlu ragu akan akses jalan. Dari Kota Ereke hanya berjarak 8 kilometer dengan waktu tempuh sekira 15 menit. Jalannya pun semuanya telah diaspal.
Sebelum mencapai permandian ini, terlebih dahulu melewati Pantai Bone. Di sini jugalah kelebihan dari permandian air tawar ini. Dimana, pengunjung bisa memilih sebelum atau sesudah menikmati dinginnya air tawar Eengkapala terlebih dahulu singgah mencicipi Ikan Katapai di Pantai Bone.
Permandian Air Tawar Eengkapala sendiri sudah dilengkapi dengan fasilitas istrahat seperti gazebo. Ada tiga unit gazebo, yang di sekitarnya disediakan dengan bangku untuk duduk.
Sebetulnya, permandian itu sudah dilengkapi dengan dengan ruang ganti atau wc umum. Tapi sayangnya tempat itu tak terawat, sehingga sudah tidak nyaman lagi untuk dipakai.
Meski demikian, pemerintah daerah setempat terus berupaya untuk membenahi fasilitas salah satu tempat wisata favorit di daerah paling utara Pulau Buton itu. Misalnya, untuk memberikan rasa nyaman bagi para wisatawan yang berkunjung tempat ini, pengelola membangun akses jalan dari parkiran menuju objek wisata ini dengan baik. Di mana, terdapat sebuah jalan yang dicor beton dari parkir kendaraan. Akses dari parkiran yang dibangunkan jalan beton tidak begitu jauh hanya berkisar 70 meter.
Salah satu pengunjung

Lokasi parkiran kendaraan juga terbilang cukup luas. Wisatawan tidak perlu berjalan jauh dari parkiran kendaraan untuk bisa menikmati keindahan dan kesejukan tempat ini. Di sisi-sisi jalan masuk pepohonan rindang masih sangat banyak menghiasi tempat itu. Udaranya yang sejuk semakin terasa ketika mendekati objek wisata tersebut.
Tak kalah unik juga kalau ingin berswafoto. Karena disekeliling ada pohon-pohon yang begitu rindang, juga bebatuan yang berbentuk memanjang, maka bisa dijadikan favorit pemandangan untuk berfoto-foto.
Karena pemandangannya yang indah serta akses yang begitu cepat, Permandian Eengkapala dijadikan salah satu tempat favorit masyarakat Butur untuk berekreasi. (Adv)




























