Pemkot Kendari Rakor Bersama Forkopimda Wujudkan Daerah Aman Dalam Melakukan Pembangunan

284
Foto jajaran Pemkot Kendari bersama usai rakor bersama Forkopimda.

Kendari Jaringansultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan rapat koordinasi (Rakor) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Kota Kendari di Aula Samaturu Kantor Balai Kota Kendari, Kamis 30 Mei 2024.

Mewakili Pj Wali Kota Kendari, Sekretaris Daerah Kota Kendari Ridwansyah Taridala membuka langsung rapat tersebut dengan mengusung tema “Memperkuat Toleransi dan Solidaritas Sosial” yang dihadiri kepala OPD, camat dan lurah.

Sekda Kota Kendari saat memberkan sambutan saat rakor bersama Forkopimda.

Sekda Kota Kendari Ridwansyah Taridala menekankan bahwa dengan memperkuat toleransi dan solidaritas sosial memiliki makna mendalam dalam upaya membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera, keindahan, keragaman dan kekuatan persatuan dalam komunitas.

Ia menambahkan, karena sering terasa terbagi oleh perbedaan, olehnya itu sangat penting untuk mengingatkan diri akan kekuatan toleransi dan solidaritas sosial di Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Toleransi bukan hanya tentang menerima orang lain dengan perbedaan, tetapi juga merangkul perbedaan-perbedaan tersebut sebagai sumber kekuatan dan pembelajaran. Ini tentang mengakui bahwa setiap individu membawa sesuatu yang unik, dan dengan bersatu kita dapat menciptakan sesuatu yang benar-benar luar biasa,” kata Ridwansyah Taridala.

Ia mengatakn, rakor ini dilakukan sebagai media sharing informasi sekaligus penguatan dan koordinasi di jajaran Forkopimda termasuk teman-teman camat dan lurah. Karena di tingkat kecamatan itu ada polsek dan koramil dan ditingkat kelurahan ada babinsa dan babinkantibmas.

“Kepala OPD, camat dan lurah untuk memanfaatkan forum ini dengan baik. Semuanya menjalankan tugas sesuai dengan tugas pokok masing-masing untuk menciptakan Kota Kendari sebagai kota yang aman dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kota Kendari sebagai daerah yang aman, modal esensial dan fundamental bagi sebuah daerah termasuk Kota Kendari untuk melakukan pembangunan.

“Karena sebaik apapun rencana pembangunan yang sudah kita rumuskan, tidak akan bisa terlaksana dengan baik mana kala daerah kita tidak aman,” tutupnya. (Adv).

Facebook Comments Box
Iklan