DPRD Butur Dorong Pemkab Genjot PAD Lewat Sektor Pariwisata 

19
Anggota DPRD Butur, Mazlin. (Istimewa)

Buranga, Jaringansultra.com– Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) merupakan salah satu modal keberhasilan dalam mencapai tujuan pembangunan daerah. Karena PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan. Baik pelayanan publik maupun pembangunan.

Semakin tinggi dan besar rasio PAD terhadap total pendapatan daerah memperlihatkan kemandirian dalam rangka membiayai segala kewajiban terhadap pembangunan daerahnya. Peningkatan capaian PAD ini menjadi salah satu perhatian Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buton Utara (Butur) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Perhatian terkait upaya peningkatan PAD datang dari Anggota DPRD Butur, Mazlin. Kata politisi Partai Demokrat itu, perlunya meningkatkan PAD demi pertumbuhan pembangunan yang lebih cepat. Olehnya itu, menaikkan PAD perlu dukungan dan kerja sama berbagai pihak, bukan tanggung jawab eksekutif atau pemerintah kabupaten (Pemkab) Butur saja.

Anggota DPRD Butur, Mazlin saat membacakan tanggapan fraksi terkait APBD Butur.

“Legislatif, selaku mitra strategis pemerintah daerah perlu memberikan dukungan, melalui tiga fungsinya yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan,” katanya

Perlu diketahui, PAD Butur tahun 2023 tercatat sebesar Rp26,96 miliar yang bersumber dari pajak daerah sebesar Rp3,85 miliar, retribusi daerah Rp4,48 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp9,24 miliar, lain-lain PAD yang sah sebesar Rp9,39 miliar.

Capaian tersebut, menurut Mazlin belum memuaskan. Ia berpandangan, PAD Butur perlu ditingkatkan lagi, mengingat tantangan pembangunan daerah di berbagai sektor juga semakin meningkat. Termasuk tuntutan pelayanan publik yang lebih baik. “Kalau PAD kita genjot, saya kira itu memang perlu,” ucapnya.

Sebagai mitra strategis pemerintah daerah, pihaknya mendorong eksekutif agar terus berupaya meningkatkan pendapatan asli daerah. Efektifitas menghasilkan pundi-pundi PAD melalui pajak dan retribusi perlu dimaksimalkan lagi untuk tambahan keuangan daerah sehingga bisa digunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran daerah.

Pantai Mowuru, Kecamatan Kulisusu merupakan salah satu destinasi wisata yang sekiranya dapat meningkatkan PAD.

Mazlin menyebutkan salah satu contoh sektor potensial mendongkrak PAD yaitu pariwisata. Di mana, pariwisata merupakan salah satu sektor penting dalam pembangunan daerah. Selain sebagai penggerak kegiatan ekonomi, pariwisata juga merupakan salah satu sumber potensial penyumbang pendapatan daerah.

Untuk mencapai hasil pengembangan di bidang kepariwisataan yang optimal, diperlukan koordinasi dan kerja sama terpadu antara instansi pemerintah, swasta dan masyarakat.

Mazlin berharap, berbagai upaya dalam rangka meningkatkan pendapatan daerah dapat membuahkan hasil yang maksimal, demi terwujudnya percepatan pembangunan daerah melalui kontribusi pendapatan asli daerah yang bermuara pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Butur memiliki pantai yang cukup luas dan banyak tempat-tempat wisata menarik. Namun upaya pemajuan sektor pariwisata Butur termasuk peningkatan pendapatan daerah saat ini masih menghadapi tantangan tersendiri.

Tantangan dimaksud diantaranya terkait dengan kepemilikan lahan pada objek wisata. Di mana, beberapa objek wisata Butur belum menjadi milik pemerintah daerah. Sehingga menjadi kendala dalam penarikan retribusi.

“Ada beberapa objek wisata kita hampir semua di Buton Utara ini (lahan) masih belum ada kepemilikan pemerintah, dia masih pinjam pakai. Sehingga untuk menarik retribusi itu masih ada kendala,” jelasnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Butur itu lebih lanjut mengungkapkan, sebagai bentuk keseriusan dalam mengembangkan sektor pariwisata, pemerintah bersama legislatif bahkan sempat mengalokasikan anggaran untuk pembelian lahan. Hanya saja, antara pihak pemilik lahan dan pemerintah setempat belum mencapai kesepakatan. “Kita sepakat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah kemarin coba menggenjot itu sektor pariwisata,” imbuhnya. (Adv)

Facebook Comments Box
Iklan