Nikmati Gurihnya Tuli-tuli, Camilan Favorit di Kepulauan Buton

21
Tuli-tuli disajikan bersamaan dengan sambalnya. (Istimewa)

Jaringansultra.com- Tuli-tuli, salah satu gorengan yang rasanya sangat nikmat. Gorengan ini sangat mudah ditemukan di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Uniknya, gorengan ini berbentuk angka delapan. Salah satu gorengan yang berbahan ubi kayu ini merupakan makanan favorit bagi penduduk kepulauan Buton karena rasanya yang gurih dan tidak asam. Apalagi gorengan tuli-tuli dinikmati dengan sambal goreng, rasanya maknyus.

Makanan ini jadi favorit utama ketika sarapan pagi atau sore hari. Ditambah minuman kopi atau teh panas dengan sambal goreng yang menjadikan tuli-tulis semakin nikmat untuk disantap.

Gorengan tuli-tuli hampir banyak dijumpai di setiap kampung di kepulauan Buton, dan dijual dengan harga yang sangat terjangkau yakni Rp 1.000 per gorengan.

Tuli-tuli sebelum digoreng. (Istimewa)

“Tuli-tuli sangat nikmat saat disantap sore hari bersama kerabat atau teman-teman. Banyak pendatang ke sini pasti ingin mencoba gorengan tuli-tuli ini,” ujar Yuni salah seorang penjual gorengan di Baubau.

Sementara itu, Ujang mengaku sudah menjadi salah satu penggemar tuli-tuli sejak dulu. Ia kerap menyantap makanan ini selepas pulang kerja sembari menikmati pemandangan di pinggir pantai. Bagi Ujang, makanan ini sudah menjadi makanan yang tidak pernah absen di hampir semua lokasi kuliner di pulau Buton.

“Ini tuli-tuli merupakan gorengan yang paling enak sekali, ini menurut saya yah, rasanya renyah, gurih. Harganya juga murah, punya uang serinu rupiah sudah bisa menikmati cita rasa dari singkong ini,” ucapnya.

Cara membuat Tuli-tuli

Bahan yang harus disiapkan ialah singkong, kemudian singkong tersebut di parut hingga halus, setelah halus hasil parutan singkong itu diperas atau dijepit, sehingga kadar air singkong berkurang dan menjadi tepung.

Camilan Tuli-tuli. (Istimewa)

Pertama, masukan tepung singkong kedalam wadah, kemudian bahan tersebut di campur dengan air matang yang sudah di larutkan dengan garam. Setelah sudah tercampur dan maka adonan tuli-tuli sudah siap.

Selanjutnya, ambilah sedikit adonan kemudian di buat memanjang, selanjutnya bentuk menjadi angka 8. Setelah itu gorenglah adonan yang sudah berbentuk angka 8 tadi ke dalam wajan yang sudah berisi minyak goreng yang telah panas, jangan terlalu lama di goreng, usahakan jangan sampai berwarna kuning karna bila berwarna kuning tuli-tuli akan keras. Selamat mencoba.

Nah bagi Anda yang melakukan perjalanan ke Pulau Buton, rasanya tak lengkap bila tak mencoba gorengan khas Pulau Buton ini. (Adv)

Facebook Comments Box
Iklan