
Koltim, Jaringansultra.com – Bupati Kolaka Timur (Koltim), Abd Azis memberikan penghargaan akreditasi bagi sejumlah puskesmas pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tahun 2023.
Diketahui, upacara peringatan HKN ini dilaksanakan di Lapangan Nur Latamoro Kelurahan Rate-Rate, Kabupaten Kolaka Timur yang dipimpin Bupati Koltim Abd Azis. Selasa, 14 November 2023.
Kegiatan dimulai senam sehat, dilanjutkan dengan upacara peringatan HKN, dalam amanatnya, Bupati Koltim, Abd Azis membacakan sambutan tertulis Menteri Kesehatan RI.
Dalam sambutan tertulisnya, Menkes menyampaikan Indonesia tengah mengalami periode bonus demografi yang terjadi hanya satu kali dalam peradaban sebuah negara. Sehingga, bangsa Indonesia harus bekerja keras memanfaatkan peluang ini sebagai momentum Indonesia lolos dari midlle-income trap, menjadi negara berpendapat tinggi serta mencapai visi Indonesia Emas 2024.
“Pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang kesehatan, Pemerintah kini sedang menyusun Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) yang akan berfungsi sebagai haluan bersama dalam upaya pembangunan kesehatan di seluruh Indonesia. RIBK harus diacu oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam merencanakan, menganggarkan dan mengimplementasikan program kesehatan di wilayahnya,” ucap Abd Azis saat membacakan sambutan Menteri Kesehatan.
Pemerintah Pusat, kata Menkes tidak mampu melakukannya sendiri. Hanya dengan sinergi yang kuat dan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan seluruh elemen masyarakat. Ada enam pilar transformasi kesehatan bagi kita tegakkan untuk perubahan yang lebih baik.
Pilar pertama, lanjut Menkes transformasi layanan primer. Dari fokus mengobati menjadi mencegah.

Pilar kedua, transformasi layanan rujukan. Dari akses layanan kesehatan yang susah menjadi mudah. Penguatan pelayanan kesehatan rujukan dilakukan melalui pemenuhan infrastruktur, SDM, sarana prasarana, pemanfaatan telemedisin, pengembangan jejaring pengampung layanan prioritas dan layanan unggulan berstandar internasional.
Kemudian, pilar ketiga, transformasi sistem ketahanan kesehatan. Dari industri kesehatan yang tergantung ke luar negeri menjadi mandiri di dalam negeri.
Pilar keempat, transformasi pembiayaan kesehatan. Dari pembiayaan yang tidak efisien menjadi transparan dan efektif.
Pilar kelima, transformasi SDM kesehatan dan tenaga kesehatan yang kurang mejadi cukup dan merata. Secara khusus Pemerintah sedang mengakselerasi prodiksi dan pemerataan sejumlah dokter spesialis melalui penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis berbagai kolegium dan rumah sakit.
Pilar keenam, transformasi teknologi kesehatan. Dari sistem informasi yang terfragmentasi menjadi terintegrasi. Dari teknologi kesehatan yang tertinggi menjadi terdepan.
“Pada kesempatan ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap insan kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa mengenal lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan Indonesia. Tenaga medis, tenaga kesehatan, tenaga pendukung kesehatan, LSM, swasta, media, profesional akademisi, seluruh pegawai dan pejabat Pemerintah Pusat dan Daerah serta tidak lupa pula para kader. Terima kasih dan terus semangat, sebab perjuangan kita belum selesai,” tutur Menkes melalu Bupati Koltim.
Usai upacara, dilanjutkan pemberian piagam penghargaan akreditasi bagi sejumlah puskesmas, pemberian bantuan peralatan kesehatan kepada puskesmas, lalu pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah.
Reporter : Asep
Editor : Haerun



























