Akhiri Sampah di Kota Kendari, Mahasiswa FHIL UHO Lauching Bank Sampah Kampus Hijau

249
Foto bersama mahasiswa dengan Dekan FHIL UHO, usai kegiatan launching Bank Sampah Kampus Hijau FHIL UHO. Foto : Ist.

Kendari, Jaringansultra.com – Keluarkan terobosan baru dalam menangani permasalahan sampah di Kota Kendari mahasiswa Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo (UHO) melaunching Bank Sampah Kampus Hijau di Aula FHIL pada Rabu, 11 Oktober 2023.

Kegiatan Launching Bank Sampah Kampus Hijau diresmikan langsung oleh Dekan FHIL UHO dengan tujuan untuk mengoptimalisasikan pengelolaan sampah melalui pengetahuan mahasiswa dalam pengimplementasian ilmu yang di dapatkan dalam perkuliahan.

Ketua Bank Sampah Kampus Hijau, Yasin mengatakan mahasiswa yang notabenenya sebagai pemuda adalah generasi bangsa yang memegang peranan penting dalam pembangunan bangsa dan negara ini.

Sebagai salah satu pemegang peran penting dalam kehidupan bermasyarakat maka mahasiswa harus hadir di tengah-tengah masyarakat sebagai kaum akademis dalam hal apapun, terutama dalam menjaga kelestarian lingkunngan hidup.

Program yang mereka laksanakan ini, merupakan bentuk perhatian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan yang ada di Indonesia terutama di Kota Kendari yang semakin mengkhawatirkan.

“Dengan hadirnya Bank Sampah Kampus Hijau kami mengharapkan bisa mengubah minsed mahasiswa UHO maupun masyarakat Kota Kendari, dari apatis soal sampah menjadi aktif dalam mengelolah dan memanfaatkan sampah menjadi nilai uang,” ungkapnya.

Terkait mekanisme dalam pelaksanan program yang mereka buat, Yasin menjelaskan, mahasiswa maupun masyarakat Kota Kendari bisa datang langsung membawa sampah yang mereka punya ke FHIL UHO.

Kemudian, setiap mahasiswa yang masuk dalam keanggota dari Bank Sampah Kampus Hijau UHO akan menimbang sampah-sampah yang telah dibawa.

“Jika mahasiswa atau masyarakat tidak mau ke kampus, maka kami menyediakan nomor yang bisa dihubungi dan kami sudah menyebar nomor tersebut dipamflet sehingga konsumen atau mahasiswa dan masyarakat mempunyai sampah bisa diambil oleh anggota kami di rumah masing-masing,” jelasnya.

Kata Yasin, untuk saat ini pihaknya baru bisa menampung tiga jenis sampah yakni plastik, kertas dan gardus.

“Jadi kami akan beli sampah tersebut dengan harga Rp 1.000 rupiah. Setelah itu kami akan kumpulkan sampah tersebut sampai 100 Kg. Kemudian pihak TPA Puuwatu (Kota Kendari) akan membeli sampah yang kami kumpulkan sebesar Rp 1.500 rupiah,” katanya.

Sementara itu, Dekan FHIL UHO Lies Indriyani, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh mahasiswanya.

Dengan adanya kegiatan launching Bank Sampah Kampus Hijau FHIL UHO mampu mengedukasi mahasiswa dan masyarakat yang ada di Kota Kendari bahkan di seluruh wilayah Indonesia agar peduli terhadap kelestarian lingkungan hidup

“Kegiatan ini merupakan suatu kegiatan yang sangat positif, sebagai wujud kepedulian dan implementasi ilmu yang diperoleh di fakultas terutama prodi Ilmu lingkungan, sehingga bisa melestarikan lingkungan dan bisa memberikan nilai tambah ekonomi,” katanya.

Dekan yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Ilmu Lingkungan itu mengatakan, kegiatan tersebut sudah digagas senior-senior mahasiswa di angkatan 2014. Kegiatan atau agenda pengedaan kembali Bank Sampah Kampus Hijau ini sempat fakum, tetapi digagas kembali oleh adik-adik mahasiswa sehingga bisa aktif kembali dan diharapkan terus berlanjut sampai kapan pun.

“Karena kegiataan ini sangat bermanfaat untuk lingkungan hidup dan masysrakat yang tinggal didaerah itu sendiri. Sehingga  dengan adanya Bank Sampah Kampus Hijau, sampah yang dulunya dianggap tidak mempunyai nilai ekonomi, ternyata bisa dikelolah dengan baik dan dapat membantu perekonomian,” jelasnya

Lies Indriyani berharap dengan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dapat membatu keberlanjutan, kesehatan dan kelestarian lingkungan menjadi lebih baik lagi untuk kehidupan mahluk hidup dimasa mendatang.

“Harapannya kegiatan ini bisa mengedukasi mahasiswa maupun masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ubah mindset anda tentang sampah, dari sampah menjadi berkah,” harapnya.

 

Reporter : Aris

Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan