Ruksamin Minta Pengunjung Selalu Perhatikan Tanda Larang di Area Pantai Taipa

22
Bupati Konut, Ruksamin.

Kendari, Jaringansultra.com – Pasca insiden terseretnya empat pelajar SMA 1 Wawotobi yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia bernama Farli berusia (16) di Pantai Taipa, Kecamatan Alebo, Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Bupati Konut Ruksamin, mengingatkan kepada para pengunjung wisata di Pantai Taipa agar melihat papan atau tanda yang terpasang dibagian lokasi pantai Taipa dan tidak melewati batas yang telah di pasang di pantai tersebut.

“Dari dulu kita suka ingatkan jangan melewati batas itu bola-bola merah, bahkan kalau ada event-event saya turun langsung untuk mengingatkan” ucap Ruksamin saat ditemui di kampus UHO Kendari, pada Rabu 20 September 2023.

Menurutnya, musibah tersebut akibat kelalaian pengunjung yang menggunakan ban terapung sebagai alat bantu berenang dengan berlebihan atau banyak orang.

“Bisa jadi karena kelalaian, tidak masuk akal ban terapung yang kecil hanya satu digunakan beramai-ramai, apalagi ombak di Taipa cukup besar,” katanya.

Orang nomor satu di Konut itu berharap, untuk lebih memerhatikan keselamatan dan rambu-rambu yang telah di pasang diarea Pantai Taipa.

“Kepada masyarakat atau pengunjung pantai Taipa agar lebih berhati-hati utamakan keselamatan pertama lihatlah rambu-rambu yang sudah ada, yang kedua adalah tanda bahaya yang di pantai yaitu bola-bola merah itu adalah tanda batasan disana,” harapnya.

Reporter : Asep

Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan