
Kendari, Jaringansultra.com- Sulawesi Tenggara (Sultra) merupakan provinsi dengan potensi wisata pantai yang sangat luar biasa memukau. Salah satu yang paling terkenal pantai yang indah di Sulawesi Tenggara yakni Pantai Toronipa.
Terletak di Kelurahan Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, pantai ini menjadi destinasi wisata unggulan di Bumi Anoa.
Walau secara administrasi Pantai Toronipa berada di Kabupaten Konawe, tatapi pantai ini lebih dekat dari lingkup pemerintahan Kota Kendari.
Berjarak kurang lebih 20 Km dari Kota Kendari, pantai ini bisa ditempuh dengan waktu 30 menit menggunakan roda dua dan roda empat.
Karena menjadi salah satu tempat destinasi wisata unggul, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara mengembangkan pantai dengan membuat jalan antara Pantai Toronipa dan Kota Kendari.
Tak tanggung-tanggung Pemprov Sultra menghabiskan dana untuk pembangunan pendukung infrastruktur pantai itu, menggunakan APBD Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar Rp 144 miliar dan pinjaman dana sebesar Rp 728 miliar.
Dibangun sejak 2019 silam, jalan yang menghubungan antara kota Kendari dan Pantai Toronipa itu mempunyai panjang kurang lebih 14 Km dengan lebar jalan 27 meter.
Dengan jalan yang mulus tersebut membuat destinasi wisata ini kerap dikunjungi saat libur weekend, lebaran hingga tahun baru oleh para wisatawan.

Arti dari nama Pantai Toronipa berasal dari dua suku kata yakni Toro dan Nipa. Toro artinya tanjung sedangkan Nipa mempunyai arti sejenis tumbuhan palem.
Karena banyak ditumbuhi sejenis tumbuhan palem, sehingga masyarakat setempat menyebut pantai itu dengan nama Pantai Toronipa.
Pantai Toronipa sendiri mempunyai panjang kurang lebih 3 Km dengan pasir putih dan ditumbuhi beberapa jenis pepohonan sehingga membuat pantai ini sejuk pada siang hari.
Untuk berlibur di Pantai Toronipa para wisatawan hanya perlu membayar biaya retribusi sebesar 10 ribu per orang.
Pengunjung bisa menikmati indahnya pantai dengan ciri khas pantai berpasir putih dan air yang biru jernih. Dari kejuhan pantai ini bisa diliat menjadi 3 warna yakni perpaduan warna putih, pink dan birunya air laut.
Pantai toronipa juga, sangat cocok dijadikan lokasi camping. Banyak pengujung menikmati keindahan pantai dengan camping. Pada pagi hari pengujung bisa menyaksikan indahnya matahari terbit. Sedangkan disore hari pengujung akan disugukan dengan matahari terbenam dengan warna awan yang jingga.
Selain mempunyai keindahan pantai yang begitu indah, pantai ini juga dilengkapi beberapa fasilitas seperti gazebo, mushola, toilet, tempat ganti baju, tempat parkir hingga beberapa jenis permainan seperti banan boot.
Di Pantai Toronipa juga, kita akan banyak menjumpai masyarakat menjual aneka makanan dan minuman.
Untuk wahana bermain seperti banana boot pengujung hanya perlu membayar Rp 25 ribu per orang. Wahan tersebut bisa dinikmati 5 sampai 7 orang.
Salah satu pengunjung Pantai Toronipa Muh Irwanto, mengatakan, Pantai Toronipa selalu menjadi pilihan destinasi wisata utama buat dirinya dan keluarganya.
Lokasinya yang dekat dari Kota Kendari, membuat dirinya bersama keluarganya selalu memilih Pantai Toronipa untuk menikmati waktu libur.

“Sudah berapa tahunmi kita selalu datang di Pantai Toronipa. Karena dari Kota Kendari, tidak jauh jadi kini memilih pantai ini,” ungkap Irwanto pada Minggu, 24 Juni 2023.
Selain lokasinya yang dekat dari Kota Kendari, menurutnya Pantai Toronipa juga didukung dengan jalan yang mulus dan dua jalur.
“Dulu jalannya masih rusak, tapi sekarang jalan sudah bagus dan dua jalur. Baru rute untuk ke pantai ini, hampir sepanjang jalan berada ditempih pantai. Jadi mata seakan-akan dimanjakan dengan indahnya pesisir Teluk Kendari saat datang kesini,” jelasnya.
Irwanto menambahkan, selain tempatnya yang bagus, dan jalan yang mulus tarif masuk dan sewa gazebo juga cukup terjangkau.
“Harga masuknya bisa dibilang sangat ekonomis. Selain itu, untuk sewa gazebonya, harga makanan dan minuman masih bisa terjangkau,” tutupnya. (ADV)
Reporter : Aris
Editor : Ridho



























