Dewan Minta Pemerintah Kota Mengaktifkan Pasar di Kota Kendari yang Belum Berfungsi

24
Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Samsudin Rahim

Kendari, Jaringansultra.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari meminta pemerintah kota (Pemkot) untuk mengaktifkan pasar-pasar di Kota Kendari yang sudah dibangun dengan menggunakan anggaran daerah.

Wakil Ketua DPRD Kota Kendari Samsuddin Rahim mengatakan, masih ada beberapa pasar yang dibangun oleh Pemkot Kendari baik. Salah satu yang paling memprihatinkan itu Pasar Purirano yang sejak didirikan sama sekali tidak pernah difungsikan sebagaimana mestinya.

“Kondisi semacam inilah yang mesti menjadi suatu hal yang menjadi perhatian Pemkot Kendari. Kami berharap pasar yang tak berpenghuni ini hendaknya bisa difungsikan, karena anggaran pembangunannya menggunakan APBD,” kata Samsuddin Rahim, Rabu 31 Mei 2023.

Mantan Ketua DPRD Kota Kendari ini mengatakan, pasar merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Maka pasar yang tidak maksimal agar segera difungsikan dan dikelola dengan baik untuk perputaran ekonomi di masyarakat.

Lanjutnya, dengan terbentuknya Perumda Pasar diharapkan pengelolaan pasar di Kota Kendari dapat lebih baik lagi. Karena salah satu tujuan adanya Permuda Pasar itu bisa mengelola dan memanajemn pasar di Kota Kendari bisa lebih baik lagi.

“Saya berharap pasar-pasar milik Pemerintah kota Kendari baik itu yang belum maksimal dan sudah difungsikan agar kiranya bisa dikelola dengan baik dan bisa mengjasilkan PAD untuk Kota Kendari,” harapnya.

Sekretaris Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Kendari ini menambahkan,
pasar-pasar di Kota Kendari bisa menjadi salah satu pendukung untuk merealisasikan target dari pemerintah kota untuk menggenjot peningkatan PAD.

“Kami dari DPRD selalu mendukung program postif dari Pemkot Kendari, teramasuk pengaktifan pasar-pasar yang tidak beroperasi dan meningkatkan kualitas pasar di Kota Kendari,” tutupnya.

Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu saat meninjau salah satu pasar di Kota Kendari

Pejabat Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu, mengatakan pengelolaan 12 pasar merupakan solusi yang ditawarkan Perumda pasar untuk menghadirkan pasar yang layak dalam meningkatkan PAD.

“Ada solusi yang ditawarkan Perumda Pasar untuk pengelolaan nanti, namun banyak juga saran dari kepala OPD terkait,” kata Asamawa Tosepu belum lama ini.

Untuk itu, Asmawa Tosepu
berkomitmen kedepannya akan terus melakukan perbaikan Pasar
seperti Pasar Tradisional Baruga. Sebab dirinya melihat, trend masyarakat Kota Kendari saat ini untuk berbelanja ke pasar tradisional masih terbilang tinggi.

“Walaupun sudah hadir pasar-pasar modern, hadir retail-retail yang menjual barang-barang, tetapi masyarakat lebih suka ke pasar tradisional. Kedepan rencananya Pemkot Kendari bakal merevitalisasi sesuai dengan barang jualan jenis tertentu di pasar,” tutupnya.

Pj Wali Kota Kendari saat berdiskusi dengan salah satu pedagang di salah satu pasar di Kota Kendari

Kemudian Direktur Utama Perumda Pasar Kota Kendari Saipuddin menjelaskan, rencana kerja jangka panjang Perumda Pasar Kota Kendari fokus pada 4 hal.

4 hal yang dimaksud Perumda Pasar akan menjadi perusahaan yang sehat dalam pengelolaan dan pelayanan, bakal membuka layanan kesehatan, pembayaran pajak serta pengurusan surat-surat di wilayah pasar, dan terpenting mempermudah pedagang maupun pelanggan,” jelas Saipuddin.

Lanjutnya, terdapat berbagai macam permasalahan di pengelolaan pasar di Kota Kendari diantaranya mengenai kebersihan dan saluran pembuangan air yang tersumbat.

“Kondisi pasar yang banyak sampah dan semrawut, saluran pembuangan air yang tersumbat sehingga menyebabkan air merembes ke basement,” katanya.

Untuk itu, ia berharap dengan dikelolanya oleh Perumda Pasar, pasar-pasar yang ada di Kota Kendari dapat memberikan PAD yang besar. Bahkan ia memprediksi, di tahun 2023, Kendari bisa surplus Rp 5 miliar.(Adv).

Reporter : Haerun
Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan