Pawai Budaya HUT ke-59 Sultra, Asrun Lio Berharap Bumi Anoa Semakin Maju

36
Sekda Sultra, Asrun Lio saat membacakam sambutan Gubernur pada peringatan HUT Sultra ke-59 di depan Kantor Walikota Kendari, pada Senin 8 Mei 2023

Kendari, Jaringansultra.com – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Asrun Lio, membuka kegiatan pawai budaya dalam rangka peringatan HUT Sultra ke-59 dengan tema “Aman Sukses Membangun Sultra” di depan Kantor Wali Kota Kendari, Senin, 8 Mei 2023.

Pada kesempatan itu, dihadiri Anggota DPR RI Prov. Sultra, Anggota DPD RI Prov. Sultra, Forkopimda Sultra, Danlanal Kendari, Danlanud Halu Oleo, Bupati/ Walikota se-Sultra, OPD Lingkup Sultra, Pimpinan Instansi Verikal lingkup Wilayah Sultra, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Pimpinan Perbankan, BUMN, Swasta, terkhusus tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan peserta pawai.

Kegiatan tersebut diawali dengan star di Sultra Safety Driving Center (SSDC) berada didepan tugu MTQ dan rute pawai melalui Jalan Supu Yusuf menuju Jl. Made Sabara dan Jl. Abd. Silondae, serta finisnya didepan Tugu Religi Sultra atau tepatnya di depan Kantor Walikota Kendari. Sehingga nantinya di finis akan disaksikan oleh Sekda Sultra, Ketua Dharmawanita Prov. Sultra, Forkopimda Sultra, Kepala OPD dan beberapa pejabat terkait.

Sekda Sultra, Asrun Lio yang membacakan sambutan Gubernur menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara menyambut baik dan mengapresiasi telaksanaanya pawai budaya dalam rangka peringatan HUT Sultra ke-59.

“Saya memaknai bahwa pawai ini merupakan bentuk kegembiraan masyarakat Sultra, pada hari lahirnya Provinsi yang kita cintai bersama,” ucap Asrun Lio dalam sambutannya.

Salah satu peserta pawai HUT Sultra.

Oleh karena itu, pawai ini sebagai ekspresi kebahagiaan masyarakat Sulawesi Tenggara karena usianya yang ke-59 tahun. Bumi anoa telah mengalami berbagai macam kemajuan yang membanggakan.

“Pawai budaya yang kita laksanakan pada hari ini juga merupakan cara kita untuk merawat kebudayaan yang ada di Sulawesi Tenggara, sehingga Sultra memiliki kekayaan alam yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Namun kekayaan akan terus digali pada waktunya akan habis, untuk itu, dimasa depan Sulawesi Tenggara tidak hanya terletak kekayaan alam tetapi potensi kebudayaan dan pariwisata yang terus kita gali akan membuat daerah ini akan maju kedepannya.

“Untuk, peserta pawai yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 350 peserta dari 17 perwakilan Kabupaten/kota, OPD Sultra, instansi vertikal, kerukunan keluarga Moronene Sulawesi Tenggara, Paguyuban Pasundan Sultra dan Shorinjikempo Sultra,” tutupnya. (Adv)

Reporter : Asep
Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan