
Buranga, Jaringansultra.com– Sejumlah masalah infrastruktur mendesak, termasuk kondisi jembatan kampung yang nyaris roboh, jalan akses sekolah yang rusak, dan kebutuhan perbaikan jalan usaha tani, menjadi keluhan utama yang disampaikan warga Desa Waode Angkalo, Kecamatan Bonegunu.
Aspirasi ini disuarakan langsung kepada Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Buton Utara, (Butur), Muhamad Sairman Sahadia, dalam kegiatan reses masa sidang III tahun 2025 yang digelar di desa setempat, Minggu 12 Oktober 2025.
Kegiatan yang dihadiri oleh kepala desa, aparat desa, anggota BPD, tokoh masyarakat, serta pemuda ini menjadi wadah bagi warga untuk menyuarakan kebutuhan prioritas mereka. Warga menyoroti tiga isu utama yang sangat mendesak untuk segera ditangani.
“Ada tiga poin utama yang kami sampaikan. Pertama, akses jalan masuk ke SD yang perlu segera dibenahi. Kedua, pembukaan dan peningkatan jalan usaha tani untuk menunjang perekonomian. Dan yang paling krusial adalah jembatan di dalam kampung yang kondisinya sudah mau roboh dan butuh rehabilitasi secepatnya,” ungkap salah seorang perwakilan warga dalam forum tersebut.
Menanggapi aspirasi tersebut, Muhamad Sairman Sahadia menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh usulan masyarakat di tingkat pemerintahan daerah.
Menurutnya, reses adalah momen penting bagi anggota legislatif untuk menyerap secara langsung keluhan dan harapan dari konstituennya.
“Anggota DPRD adalah pelayan rakyat. Walaupun PKS di DPRD Buton Utara hanya memiliki satu kursi, kami akan berusaha maksimal menjadi pejuang kepentingan masyarakat,” tegas Sairman.
“Aspirasi yang kami himpun hari ini akan kami bawa dan perjuangkan di lembaga DPRD,” sambung pria yang akrab disapa Maman ini.
Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini berjanji akan mendesak Pemerintah Kabupaten Butur agar memprioritaskan usulan-usulan tersebut, terutama perbaikan jembatan yang menyangkut keselamatan warga.
“Intinya, kami selalu siap untuk memperjuangkan aspirasi warga,” ujar Maman yang juga menjabat Sekretaris Komisi I DPRD Butur itu.
Pada kesempatan itu pula, Maman juga berterima kasih atas partisipasi aktif masyarakat.
Ia menegaskan bahwa perjuangannya bersama lembaga legislatif akan terus difokuskan pada tiga fungsi utama, yakni menghasilkan kebijakan yang pro-rakyat, mengalokasikan anggaran secara tepat, dan mengawasi jalannya pemerintahan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.



























