Sukses Kibarkan Bendera Merah Putih, Pemkab Butur Beri 70 Paskibaraka Bantuan Pendidikan

9
Paskibraka Butur sukses mengibarkan bendera merah putih pada upacara HUT kemerdekaan RI ke 80 di lapangan Minaminanga, Kecamatan Kulisusu.
Paskibraka Butur sukses mengibarkan bendera merah putih pada upacara HUT kemerdekaan RI ke 80 di lapangan Minaminanga, Kecamatan Kulisusu.

Buranga, Jaringansultra.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur), akan memberikan apresiasi khusus kepada anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2025.

Penghargaan itu diberikan atas kesuksesan menjalankan tugas mulia pada upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI, Minggu 17 Agustus 2025.

Sebanyak 70 Paskibraka itu akan mendapatkan bantuan pendidikan (beasiswa) dari pemerintah daerah setempat.

Pemberian beasiswa itu disampaikan langsung oleh Bupati Butur, Afirudin Mathara, usai pelaksanaan upacara HUT RI ke 80 bertempat di Lapangan Minaminanga, Kecamatan Kulisusu.

Afirudin menegaskan dukungan tersebut, merupakan bentuk penghargaan atas pengorbanan, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme yang ditunjukkan para Paskibraka sejak masa latihan hingga pelaksanaan upacara.

“Adik-adik ini sudah saya janjikan, pada saat saya menyampaikan materi (pelatihan). Besarannya saya belum tahu, karena nanti diusulkan oleh Kesbangpol. Tetapi yang jelas, pemerintah daerah akan memberikan bantuan pendidikan mulai dari kelas 2 hingga tamat SMA,” kata Afirudin.

Menurut ketua DPD Partai Gerindra Butur ini, keberhasilan anggota Paskibraka tahun ini tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga bukti kesiapan generasi muda Butur dalam meneruskan estafet perjuangan bangsa.

“Saya sangat apresiasi kesabaran, ketekunan, semangat, dan partisipasi dari adik-adik Paskibraka,” tuturnya.

Pemda Butur sendiri resmi menggelar upacara pengibaran bendera HUT Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia (RI), yang dipimpin langsung Bupati Butur Afirudin Mathara. Upacara ini dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam penyelenggaraannya, upacara berlangsung di saat hujan mengguyur hingga momen bendera dikibarkan oleh Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra).
Meskipun demikian, 70 pasukan pengibar bendera pusaka itu berhasil menjalankan tugasnya, bahkan ritual tahun ini berlangsung dengan khidmat.

Putra putri yang berasal dari Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah paling utara pulau Buton itu berhasil mengibarkan bendera merah putih hingga ke ujung tiang tertinggi.

Editor : Ridho

Facebook Comments Box
Iklan