Kendari, Jaringansultra.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari kemalingan ratusan ampul obat bius golongan narkotika merek Fentanyl.
Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, L.M Rajab Jinik D pun menyayangkan hal tersebut kenapa bisa terjadi. Apalagi RSUD Kota Kendari mempunyai pengamanan dan keamanan di rumah sakit.
“Lucu juga kalau disugukan dengan informasi kejadian terkait hilangnya obat. Yang tau tentang obat ini pihak rumah sakit dan orang kesehatan dan ini tidak masuk diakal kalau obat tersebut dicuri,” kata Rajab Jinik kepada media ini, Selasa 8 April 2025.
Untuk itu, Ketua KONI Kota Kendari ini meminta Wali Kota Kendari agar mengevaluasi kinerja Rumah Sakit.
“Bikin malu dan lucu ini. Sudah beberapa kali memang muncul terkait obat, ada obat yang kadarluarsa dan obat yang hilang. Ada apa! siapa yang curi obat ini kesehatan jangan sampai ada bisnis yang terjadi dalam rumah sakit dengan alasan bahwa itu dicuri dan hati-hati obat itu di beli dengan uang negara,” ujarnya.
Tak hanya itu, DPRD Kota Kendari mendorong untuk mengevaluasi kinerja rumah sakit Abunawas dan meminta penegak hukum usut tuntas kasus tersebut jika itu benar obat dicuri.
“Ini memalukan instansi rumah sakit. Kita minta diusut tuntas pihak hukum dan siapa yang terlibat dalam kasus ini supaya menjadi efek jerah karna sudah beberapa kasus di RSUD Abunawas ada obat yang kadarluarsa dan sekarang muncul obat hilang,” jelasnya.
Ia menambahkan, DPRD Kota Kendari rekomendasikan usut tuntas secara hukum dan siapa pun yang terlibat baik orang rumah sakit maupun memang masyarakat diproses hukum secepatnya.
“Kami akan panggil pihak RSUD Abunawas karna ini sangat janggal dalam pengamanan dan kami minta Wali Kota Kendari evaluasi kinerja dan pengelolah obat yang ada di rumah sakit,” tuturnya.
“Kita minta hukum terbuka siapa yang terlihat supaya ada efek jerah, jangan ini yang baru ketahuan dan jangan sampai sudah banyak yang tidak ketahuan hilangnya obat di rumah sakit,” tambahnya.
Diberitakan seblumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari kemalingan ratusan obat Ampul Fentanyl.
Kapolresta Kendari Kombes Pol Eko Widiantoro mengatakan, bahwa pihak RSUD Kota Kendari kemalingan 400 obat Ampul Fentanyl.
“400 Ampul, obat yang hilang obat narkotika merek Fentanyl sudah tidak sesuai dengan stok daftar fisik,” kata Kapolresta Kendari.
Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan meriksaan terhadap saksi-saksi.
“Saat ini masih lidik, sudah olah TKP dan memeriksa saksi-saksi,” tuturnya.
Reporter : Asep
Editor : Ridho




























