Kendari, Jaringansultra.com – Ketua Perserikatan dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Sulawesi Tenggara (Sultra), Pahri Samsul menyampaikan rasa kekecewaan terhadap kepengurusan KONI Sultra jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 mendatang.
“Selama KONI Sultra terbentuk, saya rasa ini arah paling tidak jelas yang saya rasakan,” kata Pahri Yamsul, saat ditemui di Kantor DPRD Sultra, pada Jumat, 16 Agustus 2024.
Sebab, ia menilai KONI Sultra tidak maksimal dalam mengurus cabor-cabor yang akan berangkat di PON Aceh-Sumut 2024, terutama pada cabor yang ditargetkan untuk membawa pulang emas.
“Kami ditargetkan meraih emas di PON Aceh-Sumut 2024, tapi untuk meraih mendali emas itu ada proses dan harus Training Center (TC). Sementara kami tidak pernah ikut TC,” kesalnya.
Menurutnya, KONI Sultra harus melakukan skala prioritas untuk cabor-cabor yang berpeluang membawa mendali emas untuk Sulawesi Tenggara.
Ia menambahkan, saat ini Perbasasi Sultra menerima dana sekitar Rp190 juta untuk memberangkatkan 40 atlet dan official.
“Itu belum bisa mengcover kebutuhan akomodasi dan biaya peralat para atlet. Jadi kalau untuk di softball sangat mengecewakan skali,” tutupnya.
Reporter : Asep
Editor : Ridho




























