Raha, Jaringansultra.com – Pendukung fanatik Rajiun Tumada pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 lalu, Hj. Niar, pemilik Hotel Rosida dituduh telah memfitnah bakal calon bupati Muna itu bahkan diancam bakal dilaporkan ke aparat kepolisian.
Ancaman tersebut datang dikubu Tim Media Center Rajiun Tumada atas nama La Eti, setelah muncul pemberitaan disalah satu media online dengan redaksi kalimat, “jika tidak klarifikasi dan minta maaf maka Hj. Niar akan dilaporkan ke polisi”.
Dirinya tidak mengetahui apa yang menjadi persoalan hingga akan dilaporkan ke pihak kepolisian, bahkan dia disuruh untuk meminta maaf padahal ia tidak pernah melakukan hal apapun.
“Bila pingin mau lapor ke aparat penegak hukum, silahkan dan saya tidak akan takut bila dijalan kebenaran, kalau perlu sampai ke Mabes Polri. Kalau perlu saya lapor balik atas pencemaran nama baik,” kata Hj Niar saat ditemui di hotelnya, Rabu 7 Agustus 2024.
Ia merasa lucu, usai pertemuan dengan Bachrun, banyak yang kepanasan. Bahkan, di viralkan di media sosial (Medsos) Facebook (FB) bahwa dirinya menyumbangkan 20.000 suara untuk Rajiun Tumada di Pilkada 2020.
Kemudian, ia juga dituduh memfitnah Rajiun karena iparnya, Ali Badin tidak lolos menjadi anggota DPRD dan bila tidak meminta maaf akan di polisikan.
“Kapan saya bicara 20 ribu suara. Kalau bicara pake logika. Kalau sebesar itu suara, yah saya atau suamiku sendiri yang calon, kenapa harus usung orang lain,” imbuhnya.
Merasa diserang tim media center Rajiun, yakni La Eti, maka Hj Niar dengan lantang mengatakan, tidak akan lagi mendukung LM Rajiun Tumada di Pilkada 2024 mendatang.
Wanita yang berprofesi sebagai pengusaha itu mengaku dikhianati, dirinya sudah cukup setia selama beberapa tahun di barisan Rajiun. Kebaikan yang dia lakukan malah dibalas dengan sebuah penghianatan.
“Seharusnya ketika ada informasi, mesti dikroscek dulu. Intinya saya tidak bersama dia (Rajiun) lagi, karena keiklasan dibalas dengan penghianatan. Itu pedis lah, pingin tahu, silahkan datang ke saya, saya akan beritahu dan perlihatkan,” tegasnya.
Reporter : Ebit Vernanda
Editor : Ridho




























