Serahkan Bantuan Perumahan, Pj Wali Kota Kendari Berharap Dapat Membantu Masyarakat

636
Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup saat menyerahkan bantuan.

Kendari, Jaringansultra.com – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup, menyerahkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada masyarakat Kota Kendari dalam bentuk buku tabungan dengan total nominal Rp20 juta per Kepala Keluarga (KK), Kamis 11 Juli 2024.

Penyerahan bantuan tersebut di Kantor Camat Wua-Wua yang dihadiri oleh puluhan penerima manfaat dari Kecamatan Kadia dan Kecamatan Wua-Wua. Bantuan ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memperbaiki dan meningkatkan kondisi perumahan mereka.

Muhammad Yusup mengatakan, bantuan ini sangat penting sebagai bentuk dukungan langsung dari pemerintah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya masyarakat yang dinilai belum memiliki rumah dengan kategori tidak layak huni.

Pj Wali Kota Kendari saat memberikan sambutan.

“Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan rumah yang layak huni dan tentunya lingkungan yang sehat, ini yang kita inginkan,” kata Muhammad Yusup.

Penyerahan bantuan BSPS ini diharapkan tidak hanya sebagai stimulus ekonomi bagi penerima manfaat, tetapi juga sebagai bentuk kontribusi positif pemerintah Kota Kendari dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh di Kota Kendari.

Lanjut orang nomor satu di Kota Kendari ini mengatakan, dengan harapan kondisi perumahan di Kota Kendari dapat semakin meningkat, menciptakan lingkungan yang lebih baik untuk semua warganya.

Masyarakat Kota Kendari yang menerima bantuan perumahan.

“Warga kita yang belum mendapatkan rumah layak huni hampir seperempat atau sampai 30 persen dengan program bantuan stimulan perumahan swadaya diharapkan adanya perubahan terhadap sanitas lingkungan,” katanya.

Lanjutnya, BSPS ini diketahui sebanyak 179 unit dengan masa kontrak pengerjaan selama 4 bulan. Kemudian ia mengajak seluruh aparat pemerintah dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan bersih-bersih setiap hari Selasa dan Jumat setiap minggunya.

“Ini tidak lain untuk menjaga kebersihan lingkungan kita agar tidak terjadi bencana. Selokan yang harusnya menjadi tempat lewat air disumbat/ditutup, kali yang besar diperkecil ini pasti akan kena banjir,” jelasnya.

Selain itu, menggalakkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai upaya untuk meningkatkan keamanan di berbagai lingkungan di Kota Kendari. Program ini diharapkan dapat membangun solidaritas antarwarga dan meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas yang mencurigakan di lingkungan masing-masing. (Adv).

Facebook Comments Box
Iklan