Kendari, Jaringansultra.com – Sebagai bentuk kepedulian Pemerintah kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) telah memberikan bantuan terhadap korban banjir di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga.
Sebanyak 41 Kepala Keluarga (KK) korban banjir belum lama ini terjadi menerima bantuan dari pemerintah kota yang diserahkan langsung Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Muhammad Yusup di Kelurahan Labibia, Rabu 10 Juni 2024.
Muhammad Yusup mengatakan, langkah ini sebagai bentuk tanggapan cepat pemerintah kota terhadap kondisi yang dihadapi warga setempat. Banjir yang melanda Kelurahan Labibia telah menyebabkan sejumlah rumah tergenang air dan dua rumah rusak akibat pohon tumbang di lokasi tersebut.

“Diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban korban banjir dalam menghadapi masa pemulihan,” kata Muhammad Yusup saat memberikan bantuan terhadap korban banjir.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini menekankan pentingnya kesadaran masyarakat akan faktor-faktor penyebab banjir, menyusul serangkaian kejadian banjir yang baru-baru ini melanda beberapa wilayah di Kota Kendari.

“Kami turut prihatin mengenai bencana banjir di Kelurahan Labibia ini, semoga ini tidak terulang lagi, kondisi ini terjadi bahwa memang karena keadaan alam. Kita sebagai umat manusia hanya bisa menjaga bagaimana agar lingkungan kita tidak terdampak oleh bencana,” ujarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra ini mengaku salah satu penyebab utama banjir adalah adanya penutupan drainase yang tidak berfungsi dengan baik dan perambahan hutan yang terjadi di sekitar wilayah Kota Kendari.

Selain itu, Mantan Pj Bupati Buton Tengah (Buteng) ini mengingatkan agar konstruksi bangunan di sekitar sungai dan daerah aliran sungai dibangun dengan mempertimbangkan resiko banjir.
“Jadi. Harapan saya sebagai kepala wilayah menginginkan agar seluruh masyarakat khususnya di Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga ini bisa menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Kendari untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan dan infrastruktur di kota Kendari agar dapat terhindar dari bencana banjir di masa yang akan datang. (Adv).




























